RADAR BOGOR – Bayer Leverkusen dan AC Milan merupakan tim paling produktif di liga domestik masing-masing.
Bayer Leverkusen dan AC Milan sama-sama sudah mencetak 14 gol.
Bedanya, Bayer Leverkusen memainkan satu laga lebih sedikit (5 banding 6).
Adu produktivitas Bayer Leverkusen dan AC Milan pun bakal tersaji dalam matchday kedua fase liga Liga Champions di BayArena dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB).
”Ketika dua tim sama-sama punya produktivitas gol bagus, maka pertahanan yang bisa jadi pembeda,” kata bek Bayer Leverkusen Jonathan Tah.
Untuk urusan itu, AC Milan merasa konfiden.
Rossoneri –sebutan AC Milan– membawa misi bahwa formula anti-back three yang mereka miliki masih bertaji.
Berkaca dari pengalamannya di Serie A, Theo Hernandez dkk tidak pernah kalah saat berhadapan dengan tim yang memainkan skema tiga bek.
Seperti saat menekuk rival sekota Inter Milan 2-1 dalam giornata kelima Serie A di Stadio Giuseppe Meazza Senin (23/9).
’’Melawan Leverkusen, kami bisa saja memainkan skema yang berbeda dari laga-laga sebelumnya,’’ kata allenatore AC Milan, Paulo Fonseca.
Berkaca dari formula saat memenangi Derby della Capitale kontra Inter, Fonseca bisa melakukan mirroringtaktik tiga bek Inter.
Hasilnya, Rossoneri berhasil melimitasi peluang gol Inter.
”Menghadapi klub-klub Italia bagiku selalu jadi laga yang menyulitkan. AC Milan begitu berbahaya dalam serangan balik,’’ warning Tah.(ren/c17/dns)
PERKIRAAN PEMAIN
Bayer Leverkusen (3-4-2-1):1-Hradecky (g) (c); 12-Tapsoba, 4-Tah, 3-Hincapie; 30-Frimpong, 34-Xhaka, 8-Andrich, 20-Grimaldo; 10-Wirtz, 11-Terrier; 22-Boniface
Pelatih : Xabi Alonso
AC Milan (4-2-3-1):16-Maignan (g), 23-Tomori, 22-Emerson Royal, 19-Theo (c), 31-Pavlovic, 8-Loftus-Cheek; 11-Pulisic, 14-Reijnders, 10-Leao; 90-Abraham, 29-Fofana
Pelatih : Paulo Fonseca
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim