BOGOR BOGOR-KONI Kota Bpgor mengadakan pertemuan dengan para pengurus cabang olahraga (pengcab) untuk membahas tes penggalian potensi atlet di ruang rapat KONI Komplek GOR Pajajaran, Jumat (4/10/2024).
Rapat ini untuk mempersiapkan tes parameter atlet yang akan dilakukan KONI dalam waktu dekat. Nantinya, setiap cabang olahraga wajib mengusulkan atlet terbaiknya.
“Tes parameter nanti juga menjadi acuan bagi KONI untuk memberikan insentif khusus, karena tidak semua kebagian. Hanya atlet prioritas prestasi saja,” Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kota Bogor, Benhard Nicolas Lumowa.
Ia juga menjelaskan, tes parameter tersebut bukan kali pertama sebagai kesiapan KONI untuk menyongsong multi event bergengsi.
“Tidak semua atlet dari cabang olahraga bisa masuk kontingen Kota Bogor di Porprov Jawa Barat 2026. Kita akan menyeleksi sesuai usulan cabang olahraga mana atlet yang mempunyai potensi capaian medali,”jelasnya.
Senada dikatakan Binpres KONI Kota Bogor, Yudi Wahyudi. Ia menjelaskan, tes parameter ini akan dibagi menjadi beberapa gelombang.
”Nanti dalam pelaksanaan tes ini mana yang masuk kedalam batch match yang kami katakan layak, baru nanti dilaporkan ke pimpinan KONI untuk selanjutnya direkomendasikan sebagai atlet pelatda menuju Porprov 2026," jelasnya.
Saat ini, sambungnya, ada 770 atlet yang sudah diterima KONI Kota Bogor untuk mengikuti tes parameter. Tinggal sepuluh cabor lagi belum menyerahkan.
Gambaran Porprov Jabar 2022 lalu, ada 1.338 atlet ikut tes parameter. Namun, hanya 447 atlet saja yang memenuhi standar.
“Tes parameter disesuaikan dengan kebutuhan dari cabor. Bisa dua, tiga hingga delapan kali tahapan,” tukasnya. (rur)
Editor : Alpin.