RADAR BOGOR - Kegiatan Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West telah resmi dimulai, pada, Rabu (8/10/2024) di Gor Gymnasium Vokasi IPB University.
Pada kegiatan Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West diikuti oleh 55 tim basket yang siap untuk beradu strategi, meraih gelar jawara.
Sebanyak 55 tim yang bertanding dalam perhelatan Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West berasal dari 40 sekolah, dari 6 Kota dan 2 Kabupaten.
Kompetisi bola basket paling bergengsi di tingkat pelajar itu, tentu menuai banyak apresiasi dari berbagai pihak, Dinas Pemuda dan Olahrahga (Dispora) misalnya.
Hal itu dibuktikan, dengan kehadiran langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Taufik, saat pembukaan Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West.
Dalam kesempatan tersebut, Taufik mengutarakan pihaknya sangat merasa bangga atas terselenggaranya Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West, di Kota Bogor.
Sebab menurutnya tidak semua wilayah khususnya di Jawa Barat yang berkesempatan untuk menjadi lokasi terselenggaranya kompetisi bola basket paling bergengsi di tingkat pelajar tersebut.
“Ini membuktikan bahwa Kota Bogor ini sebagai Sport Tourism, banyak event terutama basket, yang luar biasa, tentu ini kepercayaan yang sangat luar biasa dari penyelenggara,” jelas Taufik
Sehingga Taufik berpesan kepada seluruh tim basket yang bertanding, untuk senantiasa memanfaatkan kegiatan tersebut, sebagai wadah untuk menunjukkan eksistensi bakatnya.
“Karena ini sebagai langkah awal bagi mereka yang berprestasi, sebab kedepan bisa dikirim ke Amerika, dan bertemu atlit ternama,” tuturnya pada Radar Bogor, Selasa (8/10/2024).
Dilokasi yang sama, Ketua Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Kota Bogor Destyono juga mengutarakan hal yang senada denga Taufik.
Bahkan Ia memanfaatkan kegiatan Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West ini sebagai wadah bagi pihaknya untuk mencari bibit-bibit unggul atlit basket.
“Kita sekarang sedang membentuk tim Platcab Kota Bogor usia 16-18 tahun, jadi memang kita terus memantau, karena ini untuk 2026, yang beprestasi pasti akan kita ambil untuk Platcab persiapan Popda,” jelas Destyona.
Sementara itu, Sports and Entertaintmen supervisor DBL Indonesia, Fattaah Bagoes Pratama, sebagai penyelenggara pihaknya akan terus berkomitmen dalam dua hal.
Pertama yaitu memastikan pertandingan berlangsung secara aman, dan sportif, lalu kemudian yang kedua, memastikan para supporter nyaman saat melihat pertandingan.
“Kita menekankan kepada semua tim, kalau mereka menodai nama sekolah, maka sekolah akan didiskualifikasi. Buat yang bertanding tim, junjung sportifitas,” pungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin