RADAR BOGOR - Kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf masih membekas bagi suporter tim nasional Indonesia.
Sebagaimana diketahui, kepemimpinan wasit asal Oman tersebut banyak merugikan timnas Indonesia saat melawan Bahrain di matchday keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di tengah rasa trauma itu, suporter timnas Indonesia sepertinya bakal kembali senam jantung saat skuad Merah Putih bertandang ke Qingdao Youth Football Stadium untuk menantang Tiongkok malam ini.
Sebab, wasit yang akan memimpin pertandingan itu adalah Omar Al Ali. Keputusan yang dikeluarkan wasit asal Uni Emirat Arab tersebut kerap menimbulkan polemik.
Al Ali memulai karier sebagai wasit di Liga Uni Emirat Arab pada 2018. Dia telah berpengalaman dalam memimpin pertandingan internasional. Termasuk Liga Champions Asia.
Pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, wasit berlisensi FIFA tersebut melakoni debut saat memimpin laga Australia melawan Bahrain.
Dalam pertandingan matchday pertama bagi kedua tim, Al Ali membuat sjumlah keputusan yang dipertanyakan publik. Termasuk memberikan kartu merah kepada Kusini Yengi, pemain Australia.
Selain itu, juga menghadiahi 3 kartu kuning untuk The Socceroos dan 2 kartu kuning untuk Bahrain. Saat itu keputusannya menuai banyak kritik.
Wasit berusia 36 tahun itu juga pernah menjadi wasit utama pada gelaran Piala Dunia U-17 2023 Indonesia.
Saat itu dia memimpin tiga pertandingan dengan menghadirkan dua penalti.
Malam ini, dia akan menjadi wasit utama dalam laga Tiongkok kontra Indonesia. Meski memiliki rekam jejak yang cukup kontroversial, Al Ali diharapkan mampu memimpin pertandingan dengan fair.
"Tadi (kemarin, Red) saya menyampaikan ke pengawas wasit yang berasal dari Iraq. Intinya, kejadian di Bahrain sangat merugikan kami. Saya sampaikan jangan sampai kejadian di Bahrain terulang,’’ ujar Manajer Timnas Indonesia Kombespol Sumardji.(fiq/c7/ali)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim