RADAR BOGOR - Laga sengit tersaji pada babak 8 besar Honda DBL with Kopi Good Day, mempertemukan Smansa putri julukan SMAN 1 Kota Bogor, versus Global Prestasi School (GPS), Selasa (16/10/2024).
Ratusan pasang mata menjadi saksi, epik comeback Smansa Bogor di Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West, atas lawannya GPS.
Sempat tertinggal dua quarter, Smansa Bogor putri justru mengakhiri pertandingan di babak 8 besar dengan kemenanhan yang sangat menjanjikan.
Sejak tip off quarter pertama, kedua tim saling memberi tekanan ke setangah lingkaran pertahanan masing-masing lawan, sehingga skor akhir di harus imbang yakni 4:4.
Masuk pada quarter kedua, Smansa malah kehilangan performa terbaiknya, passing passing pendeknya seringkali di block oleh GPS.
Alhasil pertandingan pada quarter kedua Smansa putri harus rela tertinggal 3 point atas GPS dengan skor yang sangat tipis yakni, 13:10.
Tidak ingin tertinggal lebih jauh, pada quarter ketiga Smansa putri lebih sering melakukan defanse, namun barisan pertahannya kerap kali berhasil di obrak abrik oleh GPS.
Alhasil pada quarter ketiga, GPS semakin meninggalkan point Smansa putri, dengan skor akhir yang cukup manis, 19:15, keunggulan kembali berpihak pada GPS.
Kondisi berbeda, pada quarter keempat, meski di 5 menit pertama, GPS lebih mendominasi permainan, namun Smansa putri secara perlahan mulai menunjukan taringnya.
Strategi Counter Attack membuat Smansa putri pelan-pelan mengejar ketertinggalannya, kondisi tersebut tentunya membuat para penonton senam jantung.
Apalagi jelang 1 menit berakhir, drama kejar-kejaran point masih saja terjadi antara Smansa putri dengan GPS, namun dewi fortuna justru berpihak pada Smansa putri.
Hasilnya, Smansa putri yang mengenakan jersey berwarna ungu berhasil menutup pertandingan di babak 8 besar dengan skor tipis yakni 28:25.
Epic comeback Smansa putri di babak 8 besar, berhasil menghantarkan tim racikan dari Margo Susan mengantongi tiket semi final Honda DBL with Kopi Gooday 2024 West Java West di Gymnasium Vokasi IPB University.
Ketegangan yang terjadi pada pertandingan tersebut, ternyata bukan hanya dirasakan oleh para penonton, tapi pelatih Smansa putri, Margo Susan juga merasakan hal serupa.
Sehingga Margo Susan mengaku, pihaknya harus berpura-pura tenang didepan para pemainnya, sambil secara sadar memberikan kepercayaan pada pemain.
“Saya selalu bilang, kalian semua harus sama sama percaya, pelatih percaya kalian, dan kalian juga harus percaya satu sama lain,” tutur Margo Susan.
Oleh karenanya, Margo Susan mengungkapkan salah satu kunci kemenangan Smansa putri di babak 8 besar tersebut adalah rasa saling percaya satu sama lain.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga