RADAR BOGOR - PARTAI big match Liga 1 Persebaya Surabaya kontra Persija Jakarta baru akan berlangsung Jumat, 22 November mendatang di Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Namun, ada satu nama yang jadi perhatian jelang duel panas tersebut yaitu Rizky Ridho.
Maklum, dia merupakan mantan pemain Green Force yang kini menjadi kapten Macan Kemayoran. Kebetulan, performa Ridho juga tengah bagus.
Di laga pemungkas kontra Madura United (6/11), dia mencatatkan satu assist. Penampilannya bersama timnas Indonesia pun cukup konsisten, mampu mengimbangi para pemain abroad alias berkompetisi di luar negeri.
Pelatih Persebaya Paul Munster memuji setinggi langit pemain jebolan tim internal El Faza itu.
"Saya sudah mengenal dia sejak 2019. Saya suka dengan permainannya. Bisa saya bilang, dia adalah bek tengah lokal terbaik di Indonesia saat ini," kata pelatih 42 tahun itu di lapangan THOR.
Munster beberapa kali bertemu dengan Ridho. Termasuk saat masih melatih Bhayangkara FC.
"Kami sering ngobrol. Dia sosok yang baik," tambahnya.
Meski cukup akrab, Munster tidak mau melihat Ridho dalam laga kontra Persija nanti.
"Saya harap Rizky Ridho tidak bermain. Karena dia pemain yang bagus sekali," selorohnya, lantas terbahak.
Adanya Ridho jelas membuat lini belakang Persija semakin kokoh. Kondisi itu jelas tidak ideal bagi Green Force.
Apalagi lini depan Green Force bakal pincang. Mereka kemungkinan masih belum bisa diperkuat oleh Malik Risaldi. Winger 27 tahun itu masih berlatih secara terpisah.
Selain Malik, Persebaya juga bisa saja tanpa M. Rashid. Gelandang 29 tahun itu masih memperkuat timnas Palestina.
Dia dijadwalkan baru pulang pada Rabu (20/11). Kemudian baru tiba di Surabaya saat sesi official training (21/11).
"Skuad kami tidak terlalu besar. Jadi kami harus hati-hati dalam memutuskan untuk menurunkan pemain. Rashid masih belum ada, tapi kondisi Gilson Costa terus membaik," pungkas Munster. (gus/ady)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim