RADAR BOGOR — Kontestan Liga 1, Dewa United mengadakan turnamen sepak bola usia dini bertajuk “Festival Anak Dewa” U-10, yang berlangsung di JSI Resort Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu dan Minggu (23-24/11).
Turnamen di Bogor yang diikuti 18 klub dari berbagai daerah di Indonesia, berlangsung dalam sistem festival. Yang terbagi ke dalam empat lapangan.
Usai berlangsung babak penyisihan hingga final, Akademi Persib Bogor (APB) meraih gelar juara Festival Anak Dewa 2024. Usai menang dalam derbi “Maung Bandung” melawan Akademi Persib Cimahi (APC) dengan skor 3-1, Minggu (24/11) sore tadi.
Pelatih APB U-10, Yudi N mengatakan, jika ia menginstruksikan anak asuhannya untuk bermain tanpa beban di laga final. “Main enjoy saja, tapi tetap bertanggung jawab terhadap posisi masing-masing,” ujarnya ditemui usai penyerahan trofi juara.
Sementara Direktur Akademi Dewa United, Firman Utina menjelaskan jika Festival Anak Dewa U-10 ini merupakan komitmen klub berjuluk “Tangsel Warriors” itu terhadap pembinaan sepak bola usia dini.
Pria yang karib disapa FU 15 ini menambahkan, Festival Anak Dewa 2024 merupakan edisi kedua. Yang pertama berlangsung di markas Dewa United yang berada di Pagedangan, Kabupaten Tangerang pada 2023 lalu.
“Dipilihnya JSI Resort agar bukan hanya para pemain yang menikmati atmosfer pertandingan. Tapi juga para orang tua bisa menemani anak-anak mereka sambil liburan akhir peka,” seru mantan pemain Timnas Indonesia itu.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Dewa United, Ardian Satya Nagara, menuturkan pelaksanaan Festival Anak Dewa U-10 bertujuan memberikan pengalaman bermain kepada para pemain usia dini, agar mereka lebih mencintai sepak bola.
“Dengan banyaknya kompetisi usia dini, akan semakin bagus untuk memunculkan talenta-talenta berbakat di masa depan,” ujarnya.
Ardian tak menutup kemungkinan untuk turnamen ke depannya, sekaligus menjadi ajang seleksi untuk pemain yang akan bergabung dengan Akademi Dewa United. “Ya, tentu saja hal itu bisa terjadi. Tapi untuk saat ini, kami fokus untuk membantu pembinaan sepak bola usia dini Indonesia,” tukasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga