RADAR BOGOR — Provinsi Jawa Barat yang diwakili PSB Bogor, harus menelan pil pahit pada laga kedua Grup F Piala Suratin U-17 Nasional 2024 di Lapangan Kota Barat, Senin (9/12) siang.
PSB Bogor menyerah 1-2 atas Banten pada laga Piala Suratin. Hal ini membuat persaingan lolos dari Grup F semakin ramai. Pasalnya, Jogjakarta berhasil menang telak 5-0 atas Nusa Tenggara Barat (NTB) pada laga yang berlangsung pagi hari di lapangan yang sama.
Kemenangan Banten, membuat mereka kini bertengger di posisi puncak dengan enam poin. Secara otomatis, langsung lolos ke babak 16 besar. Sedangkan Jabar diwakili PSB Bogor dan Jogjakarta masih memperebutkan jatah runner up Piala Suratin, karena mengantongi poin tiga.
Namun, Jabar lebih unggul jumlah selisih gol memasukkan usai membantai NTB dengan skor cukup telak, 8-1 pada pertemuan pertama, Sabtu (7/12) pekan lalu.
Jika ingin lolos, Jabar minimal hanya perlu bermain imbang saat jumpa Jogjakarta di laga terakhir, Rabu (11/12) pukul 08.00 WIB pagi.
CEO PSB Bogor, Nasrul Zahar mengatakan, kekalahan Jabar terjadi saat salah satu pemain diberi kartu merah wasit di menit-menit awal pertandingan. Saat terjadi kontak fisik jelang tendangan penjuru, terjadi aksi sikut kepada pemain Banten.
“Sebenarnya wajar dalam tendangan penjuru, hanya saja aksi pemain Banten terlalu berlebihan sehingga memprovokasi wasit mengeluarkan kartu merah langsung,” ujarnya, Senin (9/12).
Jabar, sambung Nasrul, sebenarnya sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun dianulir wasit karena dianggap terjadi offside.
Hal itu diprotes keras oleh para pemain. “Kami tak tahu kenapa. Kalau tidak dianulir, hasil akhir bisa imbang dan kami tetap ada di peringkat pertama,” ucapnya.
Meski begitu, mantan pemain PSB Bogor di era 1990 an ini optimistis Jabar mampu lolos ke babak 16 besar saat jumpa Jogjakarta di laga terakhir.
Berbekal kemenangan telak atas NTB, peluang menduduki posisi runner up terbuka lebar jika mampu bermain imbang saja.
“Lawan Banten saja, kami main dnegan sepuluh pemain tapi terus memberikan tekanan. Saat jumpa Jogjakarta, kami ingin menang. Dan mudah-mudahan tiga poin bisa kami raih di laga penyisihan terakhir,” tukasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga