RADAR BOGOR - Tim Indonesia meraih juara dunia FIFAe World Cup 2024 dengan kategori console setelah mengalahkan Brasil pada Kamis, (12/12/2024) lalu.
Turnamen meriah ini diselenggarakan 9-12 Desember 2024 di SEF Arena, Riyadh, Arab Saudi dan diikuti 18 negara, 54 pemain yang bermain dengan format 2v2.
Selain membawa kemenangan, hadiah yang didapat Rizky Faidan dkk mencapai Rp319 juta serta sebuah trofi bergengsi.
Alhasil penghargaan ini menjadi ajang pembuktian bahwa kekuatan eSports di Indonesia bisa menyamai dunia.
Tak terkecuali Rizky Faidan yang memulai pertandingan eFootball melalui rental PS di kampungnya hingga menjadi sorotan di media sosial.
Perjalanan pria berumur 21 tahun ini bermula dari mengumpulkan teman-temannya untuk membuat turnamen dari garasi rumahnya pada tahun 2016.
“Mulai dari iseng-iseng buat turnamen di garasi rumah, rental-rental, dan event2 anak SMA malahan jadi kecemplung sampai sekarang,” ujar Rizky Faidan dilansir Instagram @putrasutopo.
Setelah mulai terjun lebih dalam dari dunia eSport pria asal Bandung ini memulai karirnya di juara nasional tahun 2019 serta mendapat peringkat 2 dunia.
Kemudian selama 3 tahun dari 2020 sampai 2022 Ia mendapat tawaran kontrak di negara Thailand dan menjuarai Liga tersebut.
Hingga pada akhirnya di tahun 2023 Ia sudah bermain di Liga Profesional dan hampir mendapat juara setiap tahunnya.
Jika memulai sebuah turnamen dari amatir menuju ke Pro dengan konsisten maka akan menciptakan prestasi yang melahirkan generasi yang lebih hebat.
Perjuangan atlet Sport Rizky Fadian yang lahir pada 2 Maret 2003 menjadikan bukti bahwa Indonesia tidak kehilangan talenta terbaik di setiap tahunnya.
“Salah satu bukti perjuangan komunitas efootball dari dulu sampai sekarang. Apabila kualitas kompetisi jelas dari amatir sampai ke pro, InshaAllah dijamin bakalan mendapat prestasi,” tambahnya.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim