RADAR BOGOR - PSB Bogor harus puas meraih satu poin dalam laga kedua Grup D Blok 3 Liga 4 Seri 1 Jawa Barat 2024/2025 melawan Persipu FC di Stadion Merpati, Kota Depok, Kamis (19/12).
Melawan Persipu FC, PSB Bogor ditahan imbang tanpa gol dalam laga yang berlangsung pukul 15.00 WIN sore, di Kota Depok.
Hasil bertanding melawan Persipu FC di Depok ini, membuat PSB Bogor meraih total empat poin dari dua kali laga. Kemenangan didapat saat Laskar Pakuan menang 2-1 atas Citeureup Raya FC, Selasa (17/12) lalu.
Pelatih PSB Bogor, Akhsanul Viddin mengatakan jika anak asuhannya telah semaksimal mungkin dalam menggedor pertahanan The Loji Lions-julukan Persipu.
“Kami menguasai permainan, karena anak-anak lebih baik daripada laga pertama. Hanya kurang di finishing dan kami masih terus berprogres. Skema bermain juga sudah sesuai yang saya inginkan, “ ujarnya kepada Radar Bogor.
Penyelesaian akhir, sambungnya, menjadi bahan evaluasi dalam tiga hari kedepan. Menghadapi Perkesit Cianjur pada Minggu (22/12) mendatant, hal itu menjadi hal yang harus diperbaiki.
Viddin juga mengeluhkan waktu jeda pertandingan di laga kedua yang terlalu singkat. “Kami hanya istirahat satu hari. Hal ini berpengaruh pada kondisi pemain. Ada beberapa tak bisa bermain karena sakit.”
“Namun menghadapi Perkesit, kami punya waktu istirahat sehingga para pemain bisa memulihkan stamina. Besok juga akan dilakukan conditioning dengan ice bath. Agar pemilihan berlangsung lebih cepat,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Umum PSB Bogor, Nasrul Zahar menyebut secara kualitas memiliki materi pemain yang sama dengan Persipu. “Beberapa kali menciptakan peluang, namun belum berhasil menjadi gol, “ ucapnya.
Adapun Nasrul juga mengungkapkan saat Presiden PSB Bogor, Aji Jaya Bintara menyaksikan pertandingan di Stadion Merpati, sempat pamit lantaran kondisi kesehatannya yang menurun dan kemudian pergi untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter.
“Saya ucapkan semoga lekas pulih. Tentu sempat mengejutkan kami tiba-tiba Kang Jaya terlihat pucat dan lemas, “ tukasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga