RADAR BOGOR - Pelatih STY (Shin Tae yong) gagal meloloskan tim nasional atau Timnas Indonesia ke babak semifinal Piala AFF 2024.
Pasca kegagalan tersebut, bermunculan desakan agar PSSI memecat STY.
Manajer timnas Indonesia, Kombespol Sumardji angkat bicara mengenai desakan tersebut.
Menurut dia, seruan untuk memecat STY sangat tidak masuk akal.
"Jika ada yang meminta pertanggungjawaban STY atas hasil di Piala AFF 2024, itu sama sekali salah sasaran," ujar Sumardji.
Sumardji menambahkan, sejak awal, STY tidak diberikan target tinggi saat mengarungi Piala AFF 2024.
Piala AFF 2024 dijadikan sebagai target untuk mematangkan skuad.
Salah satunya, menuju SEA Games 2025 Thailand.
Karena itu, pemain-pemain yang diturunkan adalah skuad muda.
"Jadi, kritik yang menyudutkan seperti itu salah alamat dan tidak tepat. Kita semua harus memahami bahwa sejak awal tidak ada target tinggi yang dibebankn kepada timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 024," tegasnya.
"Target kami adalah kaderisasi untuk program jangka menengah dan panjang. Sebenarnya, saya berulang kali ditanya itu. Tapi, saya konsisten dalam menjawabnya," imbuh mantan Kapolresta Sidoarjo tersebut.
Sumardji menilai desakan untuk memecat STY pascakegagalan pada AFF Cup 2024 tidak tepat.
Kecuali, jika nanti pelatih asal Korea Selatan tersebut gagal mengantarkan timnas Indonesia ke putaran final Piala Dunia 2026.
Saat ini, timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk mewakili Asia di Piala Dunia 2026.
"Ya, kecuali STY tidak berhasil di kualifikasi Piala Dunia nanti. Itu silakan. Kalau sekarang ini kegagalan di AFF Cup 2024 dijadikan sasaran supaya STY out adalah sangat salah," tegasnya.
Meski demikian, Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Indonesia FC itu memastikan STY akan dievaluasi pascakegagalan pada Piala AFF 2024. Tapi, bukan berarti diganti.
"Evaluasi itu ya evaluasi permainan. Evaluasi taktik. Evaluasi pemanggilan pemain. Itu kami lakukan," tegas manajer timnas Indonesia saat meraih medali emas pada ajang SEA Games 2023 Kamboja tersebut. (fiq/ady)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim