RADAR BOGOR - Mantan kapten Timnas Indonesia Hansamu Yama yang sekarang berseragam Persija Jakarta alami kegagalan di Piala Asia U-19.
Dengan kekalahan tersebut pemain berusia 29 tahun mulai bongkar kekalahan beruntung di fase grup B saat 2024 lalu.
Kekalahan Garuda Muda menjadi harapan yang pupus bagi pelatih dan pemain yang dianggap sebagai generasi emas.
Setelah kualifikasi Piala Asia U-19 selesai Timnas mengadakan tur panjang yang menyebabkan kelelahan fisik dan menguras energi.
Dengan kepala pelatih Indra Sjafri Indonesia telah melewati rangkaian pertandingan melawan klub lokal, hingga tak pernah kalah saat rangkaian uji coba tersebut.
Namun faktor ini yang menyebabkan Evan Dimas dkk gagal total saat melawan Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat, (10/10/2014) di Stadion Thuwunna, Myanmar.
Pasalnya skuad Garuda Muda harus melakoni 30 kali pertandingan dan berpindah kota setiap tiga hari sekali, hal ini yang mengacu pada penurunan stamina.
“Tenaga kita terkuras, terus menghadapi lawan itu-itu aja, muter-muter itu bosan, jenuh gitu,” ujar Hansamu Yama dilansir Youtube Sport77 Official
Alhasil performa yang seharusnya dipersiapkan menjelang puncak pertandingan Piala Asia sudah mengalami kelelahan karena waktu yang relatif singkat untuk istirahat.
“Kita over, masak keliling gitu?,” tambahnya.
Di sisi lain pemain merasakan euforia luar biasa saat para suporter tetap mendukung perjalanan Garuda muda meskipun harus kalah di fase grup Piala Asia U-19 2014.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim