RADAR BOGOR – Timnas Indonesia melewati enam pertandingan ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan langkah tertatih-tatih.
Dalam enam laga itu, Timnas Indonesia baru sekali meraih kemenangan.
Sedangkan, lima laga lainnya berakhir dengan tiga hasil imbang dan dua kekalahan.
Satu-satunya kemenangan itu didapat saat timnas Indonesia menjamu Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 19 November lalu.
Saat itu, Timnas Indonesia mengalahkan Arab Saudi dengan skor 2-0 berkat brace Marselino Ferdinan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai kemenangan 2-0 atas Arab Saudi sangat penting bagi Timnas Indonesia.
Kemenangan itu mendongkrak optimisme bahwa Timnas Indonesia masih bisa bersaing menuju putaran final Piala Dunia 2026.
’’Kemenangan saat melawan Arab Saudi memberi kami harapan besar,’’ ujar Erick Thohir.
Saat ini, Timnas Indonesia bertengger di posisi ketiga klasemen dengan perolehan 6 poin.
Indonesia berada di atas Arab Saudi, Bahrain (posisi kelima), dan Tiongkok (posisi keenam) dengan perolehan poin yang sama.
Sama-sama 6 poin. Dan, Timnas Indonesia hanya terpaut satu angka dari tim runner-up grup C Australia.
Melihat persaingan itu, Erick Thohir menilai Timnas Indonesia memiliki peluang yang besar untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Jika bisa mengakhiri ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebagai runner-up grup, Timnas Indonesia dipastikan lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Namun, jika menutup ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di posisi ketiga atau keempat klasemen, Indonesia akan melanjutkan kualifikasi ke ronde keempat.
Entah lewat apa pun jalan menuju Piala Dunia 2026, Erick ingin timnas Indonesia mati-matian dalam empat laga sisa kualifikasi ronde ketiga.
Yaitu, saat melawan Australia (20/3), Bahrain (25/3), Tiongkok (5/6), dan Jepang (10/6).
’’Kami akan fokus melakukan semua upaya dalam empat pertandingan terakhir. Kami akan melakukan yang terbaik. Kami harus bersiap. Kalau mungkin, kami akan berusaha untuk merebut peringkat kedua agar otomatis melaju ke putaran final Piala Dunia. Atau, merebut peringkat ketiga atau keempat untuk bersaing di babak selanjutnya,’’ tegas mantan presiden klub Inter Milan tersebut. (fiq/c6/ady)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim