RADAR BOGOR – Persebaya Surabaya sudah meraih tujuh kemenangan di Liga 1 2024–2025.
Uniknya, semua kemenangan itu diraih dengan margin satu gol saja.
Nah, peluang Green Force (sebutan Persebaya Surabaya) untuk menang dengan selisih lebih dari satu gol terbuka lebar di pekan ke-12.
Sebab, mereka akan melawan Madura United dalam laga bertajuk derbi Suramadu di Stadion Gelora Bangkalan malam nanti (siaran langsung Indosiar pukul 19.00 WIB).
Tuan rumah sedang dalam kondisi yang buruk.
Madura United baru menelan brace kekalahan.
Lini pertahanan mereka sangat kacau.
Terbukti, Laskar Sape Kerrab kebobolan 8 gol dalam 2 laga tersebut.
Torehan itu membuat Koko Ari Araya dkk jadi salah satu tim yang paling banyak kebobolan.
Dari 11 laga, Madura United sudah kebobolan 24 kali.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster tahu timnya punya peluang menang dengan skor besar.
”Tapi, kami tidak peduli dengan permainan dan skor akhir. Yang jelas, mentalitas kami saat bermain adalah untuk meraih kemenangan. Mentalitas pemenang itu yang kami jaga,” tegas pelatih 42 tahun itu.
Munster memastikan anak asuhnya akan tampil habis-habisan.
Dia tidak peduli meski Madura United akan tampil pincang. Laskar Sape Kerrab memang tidak bisa menurunkan tiga pemain utamanya.
Ahmad Rusadi dan Lulinha absen akibat akumulasi kartu.
Sementara itu, Arsa Ahmad masuk skuad tim nasional untuk Piala AFF 2024 dan sedang menjalani pemusatan latihan di Bali.
Absennya tiga pemain itu jelas mereduksi kekuatan tuan rumah. Rusadi adalah bek utama dalam lima laga pemungkas.
Sedangkan Lulinha merupakan top scorer klub dengan torehan 7 gol.
Belum lagi Arsa Ahmad merupakan winger yang sudah mengemas 1 gol dan 1 umpan gol.
Meski begitu, Munster ogah sesumbar.
”Karena saya tahu di Liga 1 semua laga akan berjalan berat. Meski mereka tanpa diperkuat pemain kunci dan kini ada di papan bawah, kami harus tetap waspada,” tegasnya.
Apalagi, Persebaya juga kehilangan tiga pemain. Alfan Suaib dan Mikael Tata masuk skuad timnas Piala AFF 2024.
Sementara itu, Malik Risaldi masih menepi akibat cedera.
”Malik belum 100 persen. Saya ingin menurunkan pemain yang kondisinya benar-benar sudah 100 persen,” beber Munster.
Absennya Malik membuat Kasim Botan bakal kembali menjadi false nine.
Kasim mengaku siap. ”Ini laga penting. Saya akan memberikan 100 persen di lapangan,” katanya.
Di kubu tuan rumah, Madura United menegaskan siap memberi kejutan.
Sang pelatih Paulo Menezes sudah memberi treatment khusus.
Dia meminta pemainnya menunjukkan daya juang seperti saat lolos ke babak perempat final AFC Challenge League 2024.
”Di Mongolia, kami berjaya. Jadi, para pemain harus memiliki kepercayaan diri yang sama. Apalagi bermain di home, kami harus meraih tiga poin,” kata pelatih asal Portugal itu.
Menezes memastikan absennya Lulinha, Rusadi, dan Arsa tidak jadi masalah. Sebab, dia sudah menyiapkan penggantinya.
Justru dia lebih khawatir dengan gelandang Persebaya Francisco Rivera.
”Dia adalah mantan pemain kami. Tentu saja dia (Rivera) punya motivasi khusus dalam laga nanti. Kami harus waspada,” beber pelatih 46 tahun itu.
Baca Juga: Persib Resmi Kontrak Permanen Adam Alis, Ini Profil dan Perjalanan Karier Eks Pemain Borneo FC
Bek Madura United Pedro Monteiro siap menghentikan serangan tim tamu yang dimotori Rivera. Baginya, bukan hanya Rivera yang akan termotivasi di laga kali ini.
”Tapi, semua pemain Madura United juga ingin memberikan yang terbaik. Apalagi ini adalah laga derbi. Kami sudah bekerja setiap hari untuk memenangi laga ini,” ujar bek asal Portugal itu. (gus/c19/ali)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim