Ajang tersebut bakal berlangsung pada 12 hingga 26 Januari mendatang.
Sebagai ranking 1 dunia, Aryna Sabalenka digadang-gadang sebagai kandidat utama juara tunggal putri.
Ekspektasi itu semakin menjadi-jadi karena petenis 26 tahun tersebut merupakan juara bertahan dalam dua edisi terakhir.
Total kini petenis asal Belarusia itu sudah mengumpulkan tiga gelar dari ajang mayor.
Satu lainnya dari Amerika Serikat (AS) Terbuka.
Gelar juara yang dia raih di dua edisi terakhir itu juga membuatnya berpeluang menyamai rekor Martina Hingis jika menjadi jawara di Melbourne Park lagi tahun ini.
Hingis pernah melakukan itu pada edisi 1997, 1998, dan 1999.
Namun demikian, Aryna Sabalenka tampaknnya tidak nyaman dengan ekspektasi dan sorotan berlebihan dari media dan publik itu.
Aryna Sabalenka malah mengaku baru tahu dia berpeluang memecahkan rekor tersebut belakangan.
“Jujur aku baru tahu dua hari lalu tentang rekor itu di Twitter (sekarang X). Terdengar keren. Tapi aku saat ini hanya ingin fokus pada permainanku. Aku hanya ingin mengeluarkan permainan terbaik tanpa memikirkan hal-hal yang terlalu jauh” ucap Aryna Sabalenka dilansir situs resmi WTA. (irr/ady)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim