RADAR BOGOR - Di tengah isu yang beredar soal pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dipecat PSSI, warganet ramai-ramai menyerbu akun Instagram (IG) PSSI. Tak hanya PSSI, akun IG Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga turut menjadi sasaran.
Sebelumnya kabar pemecetan juru taktik asal Korea Selatan tersebut menyedot perhatian seiring beredar kode salam perpisahan dari unggahan Instagram pribadi Anggota Komite Eksekutif atau Exco PSSI Khairul Anwar.
Postingan itu pun viral seolah memberi sinyal pesan perpisahan untuk Shin Tae-yong hingga membuat heboh publik sepakbola di Indonesia.
"Terima kasih Shin Tae-yong atas kebersamaannya selama ini, kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepakbola Indonesia," tulis postingan di Instagram @kairulanwar_1.
Warganet pun ramai-ramai menggeruduk akun IG PSSI dan sebagian besar mempertanyakan soal kabar yang beredar. Hingga Senin (6/1/2025) pagi postingan terakhir IG PSSI telah dibanjiri lebih dari 6 ribu komentar netizen.
"Min klarifikasi simpang siur berita STY dong min ???" tulis warganet.
"Federasi harus segera bikin pengumuman pers kejelasan berita yang sedang simpang siur saat ini," komentar warganet.
"Kita tunggu konfirmasi resmi dari ketum. infonya senin bakal ada updet," timpal yang lainnya.
Begitu pula dengan akun IG Erick Thohir di Instagram @erickthohir. Warganet penasaran dengan nasib STY dan sebagian besar berharap masih menjadi pelatih Timnas Indonesia.
"Pak STY gimana?" tanya warganet.
"Tim Arab Saudi kita ambil pelajaran ganti-ganti pelatih bukan solusi terbaik tidak akan merubah tim secara instan tapi belajar dari Jepang untuk membangun tim yg kuat di butuhkan waktu dan kesabaran yg panjang, jadi kita nikmati saja proses STY ini...
Kalah-Menang tetap kita dukung perjuangan Mereka...," komentar warganet.
"Pak saya bukan STY lovers tapi saya timnas Lovers, pikirkan lagi efek dampak memutus kontrak di R3 yang sedang masuk trend positif," kata netizen lainnya.
Di sisi lain, belum ada keterangan resmi dari PSSI maupun Erick Thohir terkait dengan kabar yang beredar.
Editor : Eka Rahmawati