Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Profil dan Sepak Terjang Shin Tae-yong sejak Usia Muda hingga Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Eka Rahmawati • Senin, 6 Januari 2025 | 14:22 WIB
Shin Tae-yong tidak lagi menjadi pemain Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong tidak lagi menjadi pemain Timnas Indonesia.

RADAR BOGOR - Profil dan sepak terjang Shin Tae-yong yang kini tidak lagi menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia menyedot perhatian.

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir telah menyampaikan bahwa hubungan dengan Shin Tae-yong telah berakhir.  

Seiring keputusan tersebut akun Instagram (IG) Shin Tae-yong yang sampai Senin (6/1/2025) telah memiliki 4,5 juta pengikut turut dibanjiri komentar warganet.

"Coach Shin Tae-yong sudah menerima surat menyuratnya. Nanti ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir dan saya ucapkan sekali lagi terima kasih," ujar Erick Thohir pada konferensi pers yang juga diunggah di Instagram @erickthohir, Senin (6/1/2025).

Sebagian besar netizen Indonesia menyampaikan terima kasih kepada pria yang juga disapa STY itu. Di sisi lain banyak pula warganet yang sedih karena harus berpisah dengan pria asal Korea Selatan itu.

"Terimakasih Coach, udah berhasil naikkan Gairah nonton Timnas," tulis komentar warganet di Instagram shintaeyong7777.

"Coach Shin, terima kasih atas semua yang kau berikan. Maafkan kami tidak dapat melindungimu coach, semoga sehat sukses selalu dimanapun anda berada. Kalau anda benar pergi, tolong maafkan dan trtap doakan kami timnas Indonesia ya coach," kata warganet lainnya.  

Profil dan Sepak Terjang Shin Tae-yong

Dirangkum dari berbagai sumber Shin Tae-yong  lahir di Yeongdeok, Korea Selatan 11 Oktober 1970 dan kini umurnya 54 tahun. 

Sebelum menjadi pelatih, STY merupakan pemain sepakbola Korea Selatan. Shin Tae-yong muda pernah bergabung dengan Timnas Korea Selatan di tahun 1987 atau usianya 17 tahun. Ketika itu ia bermain untuk Timnas Korea Selatan (Korsel) U-17. 

Kariernya sebagai pemain muda terus berkembang hingga pada 1988 atau usianya 18 tahun STY bergabung dengan Timnas Korsel U-20. 

Ia lalu bergabung dengan timnas senior Koresel sejak 1991 sampai 1992 dan bermain di tim U-23. Kariernya di Timnas Korea Selatan terus berlanjut sejak 1992 sampai 1997.

Tak hanya tampil di Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong muda juga pernah bergabung dengan klub Seongnam Ilhwa Chunma 296 sejak 1992–2004. Ketika itu usianya 22 tahun. Kemudian pada 2005 STY pindah ke klub Queensland Roar.

Setelah tak lagi menjadi pemain sepakbola, STY kemudian berkarier di dunia kepelatihan sejak 2005–2008. Karier suami dari Cha Young-ju itu diawali dengan menjadi asisten pelatih Queensland Roar, klubnya dulu.

Di dunia pelatih, menjalani karier profesionalnya sejak dengan bergabung bersama Seongnam Ilhwa Chunma sejak 2008 sampai 2012.

Lalu menjadi pelatih sementara Timnas Korea Selatan atau interim pada 2014. Berlanjut pada 2014 sampai 2017, STY menjadi asisten pelatih Timnas Korea Selatan.

Seiring berjalannya waktu ia menjadi pelatih timnas Korea Selatan sejak 2015–2016 untuk tim U-23, lalu melatih tim U-20 pada 2016 sampai 2017. STY masih menjadi pelatih Timnas Korsel sejak 2017 sampai 2018.

Kariernya sebagai pelatih berlanjut ke Indonesia. Pada 28 Desember 2019 silam, PSSI mengumumkan STY sebagai pelatih menggantikan Simon McMenemy. Di bawah kepemimpinan Ketua PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, Shin Tae-yong. Ketika itu STY dikontrak 4 tahun.

Secara resmi sejak 2020–2023 STY menjadi pelatih Tmnas Indonesia U-20. Kontraknya diperpanjang dan melatih Timnas Indonesia hingga 2025.

Selama berkiprah sebagai pelatih Skuad Garuda, STY mencatatkan sejarah. Pada Juni 2022, ia sukses membawa Indonesia lolos ke Piala Asia 2023 dan hal ini mengakhiri absen 16 tahun Indonesia dari kompetisi tersebut.

STY juga sukses mengantarkan Timnas U-23 lolos pertama kali ke Piala Asia U-23 AFC 2024 dan melaju ke semifinal serta mendapat gelar peringkat keempat.

Pada Juni 2024, STY sukses menciptakan sejarah membawa Indonesia lolos pertama kali ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 (AFC).

Hal ini sekaligus membuat skuad Garuda lolos otomatis ke Piala Asia AFC 2027 tanpa kualifikasi. STY mendapat perpanjangan kontrak dan seharusnya berakhir 2027. Namun kontrak ayah dua anak itu diputus Senin (6/1/2025) hari ini.

Editor : Eka Rahmawati
#profil #shin tae-yong #pelatih timnas indonesia #muda