RADAR BOGOR – Xabi Alonso selalu mengawali karier bermain maupun pelatih di tanah Spanyol.
Sebagai pemain, Xabi Alonso memulainya bersama Real Sociedad pada 1999.
Begitu pula karier melatihnya. Xabi Alonso start bersama Real Madrid U-14 pada 2018.
Akan tetapi, sebagai entrenador, Xabi Alonso belum pernah merasakan kemenangan di negerinya sendiri.
Itu pun Xabi Alonso baru sekali pulang ke Spanyol sebagai der trainer Bayer Leverkusen.
Pelatih berjuluk La Barba Roja (Si Janggut Merah) itu meraih hasil seri 2-2 saat menghadapi tuan rumah Atletico Madrid dalam fase grup Liga Champions dua musim lalu (2022–2023).
Momen yang berulang dalam matchday ketujuh fase league Liga Champions di Estadio Riyadh Air Metropolitano dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).
Xabi Alonso pun kembali head-to-head dengan Diego Simeone, entrenador Atletico.
Xabi Alonso menyebut, kekuatan Leverkusen musim ini sudah lebih dibandingkan musim sebelumnya.
Apalagi dibandingkan pertemuan di Metropolitano sebelumnya karena saat itu Xabi Alonso baru tiga pekan menangani Leverkusen.
”Saat itu (pertemuan sebelumnya di Metropolitano, Red), aku dalam masa adaptasi di lapangan. Kini aku punya banyak waktu untuk merancang strategi klub ini. Aku merasa tim ini sudah jadi milikku sekarang,’’ tutur Xabi Alonso.
”Kami juga mempunyai fleksibilitas untuk mengubah sistem permainan,’’ sambungnya.
Xabi Alonso yang biasa menggunakan 3-4-2-1 disebut bisa memainkan skema empat bek (4-4-2 atau 4-2-3-1) untuk mengimbangi Atletico dini hari nanti.
Leverkusen dalam momen bagus untuk menyulitkan Atletico karena klub berjuluk Los Colchoneros itu dipecundangi tuan rumah CD Leganes 0-1 di LALIGA akhir pekan lalu (18/1).
Bukan hanya streak menang yang terhenti di angka 15, skuad besutan Diego Simeone harus merelakan status sebagai pemuncak klasemen direbut oleh Real Madrid Senin (20/1) dini hari.
’’Kekalahan ini tentu saja menyakitkan. Sebab, sekali Anda kalah, maka Anda tidak akan sulit untuk dikalahkan lagi,’’ ungkap Cholo –julukan Simeone.
Hal itulah yang ingin dihindari Cholo. Terlebih, Atletico butuh kemenangan untuk mempertahankan peluang lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.
”Tim ini akan bangkit lagi. Kami bakal move on (dari kekalahan oleh Leganes, Red),” kata gelandang Atletico Conor Gallagher kepada Mundo Deportivo. (ren/dns)
Line up
Atletico Madrid (4-4-2): 13-Oblak (g) (c); 16-Molina, 24-Le Normand, 15-Lenglet, 21-Galan; 22-Giuliano Simeone, 5-De Paul, 8-Barrios, 4-Gallagher; 7-Griezmann, 19-Alvarez
Pelatih: Diego Simeone
Jersey pemain: Merah-putih
Jersey kiper: hitam
Bayer Leverkusen (4-4-2): 1-Hradecky (g) (c); 22-Mukiele, 4-Tah, 12-Tapsoba, 3-Hincapie; 30-Frimpong, 25-Palacios, 34-Xhaka, 20-Grimaldo; 10-Wirtz, 14-Schick
Pelatih: Xabi Alonso
Jersey pemain: Putih
Jersey kiper: Pink
Wasit: Davide Massa (Italia)
Stadion: Riyadh Air Metropolitano, Madrid
Siaran Langsung: beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB
Lawatan Sulit Klub Jerman
SEDEKADE terakhir, belum pernah ada klub Jerman yang dapat mengalahkan Atletico Madrid di Madrid dalam ajang Liga Champions.
Bayer Leverkusen sudah datang empat kali dan nirmenang.
RB Leipzig
Matchday pertama fase league 2024–2025
Kalah 1-2
Borussia Dortmund
Perempat final 2023–2024
Kalah 1-2
Bayer Leverkusen
Fase grup 2022–2023
Seri 2-2
Bayern Munchen
Fase grup 2020–2021
Seri 1-1
Bayer Leverkusen
Fase grup 2019–2020
Kalah 0-1
Borussia Dortmund
Fase grup 2018–2019
Kalah 0-2
Bayer Leverkusen
16 besar 2016–2017
Seri 0-0
Bayern Munchen
Fase grup 2016–2017
Kalah 0-1
Bayern Munchen
Semifinal 2015–2016
Kalah 0-1
Bayer Leverkusen
16 besar 2014–2015
Kalah 0-1