RADAR BOGOR - Liverpool berhasil mengalahkan Lille dengan skor 2-1 dalam pertandingan Liga Champions 2024/2025 di Anfield Rabu (22/1/2025) dini hari.
Setelah mencetak salah satu gol kemenangan Liverpool dalam pertandingan tersebut, Mohamed Salah mengukir rekor 50 gol di Liga Champions.
Mohamed Salah dan Harvey Elliott masing-masing mencetak dua gol untuk Liverpool, sedangkan Lille sempat menyamakan skor melalui gol Jonathan David.
Dengan kemenangan ini, Liverpool tetap berada di puncak klasemen dengan poin sempurna, 21 poin dari tujuh pertandingan, sedangkan Lille turun ke peringkat sebelas dengan poin 13.
Lima fakta tentang pertandingan Liverpool melawan Lille:
1. Tonggak 50 gol Eropa oleh Mohamed Salah
Di kompetisi Eropa, Mohamed Salah mencetak gol ke-50 untuk Liverpool, menjadi pemain pertama dalam sejarah klub yang mencapainya.
Pada menit ke-34, Salah melepaskan tembakan melewati kiper Lucas Chevalier setelah memanfaatkan umpan sempurna Curtis Jones.
Mohamed Salah juga memiliki dua peluang bagus lagi, tetapi dia tidak bisa memanfaatkannya. Ini terutama berlaku untuk tendangan melengkungnya yang melebar dari tiang gawang di babak kedua.
Pencapaian ini mengukuhkan posisi Salah dan menunjukkan peran besarnya dalam pertandingan Liga Champions.
2. Aissa Mandi menerima kartu merah yang menjadi titik balik pertandingan
Pada menit ke-59, pemain Lille Aissa Mandi mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran terhadap Luis Diaz.
Dia mendapat kartu kuning kedua setelah berdebat tentang bola yang mengarah pada gol pembuka Salah.
Lille kesulitan mengendalikan tekanan setelah kehilangan pemain, meskipun mereka kemudian berhasil menyamakan kedudukan.
Namun, bermain dengan sedikit pemain tim melawan Liverpool yang berpengalaman bukanlah tugas yang mudah.
3. Harvey Elliott mencetak gol penentu
Setelah Lille menyamakan kedudukan melalui gol Jonathan David pada menit ke-62, Liverpool kembali unggul dalam waktu 5 menit.
Dalam penampilan terakhirnya untuk tim utama Liga Champions, Harvey Elliott mencetak gol melalui tembakan yang membentur bek Lille dan membelokkannya, membuat kiper tidak bisa menghentikannya.
Ini merupakan gol pertama Elliott di Anfield di Liga Champions, menandai pertumbuhannya di skuad Liverpool.
4. Performa sempurna Liverpool di Liga Champions terus berlanjut
Kemenangan atas Lille merupakan kemenangan ketujuh berturut-turut Liverpool di babak kualifikasi Liga Champions musim ini.
Ini menunjukkan kemampuan luar biasa mereka. Tim yang dilatih oleh Pelatih Arne Slot ini pasti akan menjadi unggulan ke babak 16 besar.
Liverpool dapat mengubah skuadnya untuk berkonsentrasi pada turnamen domestik seperti Liga Inggris, Piala FA, dan Piala EFL di jadwal padat mendatang dengan satu pertandingan tersisa melawan PSV. Meskipun mereka menguasai permainan, Liverpool kesulitan menghasilkan gol.
Darwin Nunez mengalami hari yang tidak produktif, di mana dia banyak mengambil keputusan yang salah.
Di babak pertama, Mohamed Salah juga melewatkan peluang bagus untuk meningkatkan keunggulan.
Namun, The Kop tetap mampu mengakhiri pertandingan berkat momen-momen individu yang cerdas.
5. Lille membuat impresi, tetapi tidak bisa mengalahkan Liverpool
Lille terus menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang kuat meskipun kalah. Selama setengah jam pertama pertandingan, mereka menguasai permainan dan tiba-tiba melakukan tembakan tepat sasaran untuk menyamakan kedudukan.
Namun, wakil Ligue 1 itu tidak dapat menahan tekanan dari Liverpool karena tidak fokus dan kehilangan pemain.
Dengan memenangkan pertandingan final penyisihan grup, Lille masih memiliki kesempatan untuk masuk ke babak delapan besar. Dengan melakukannya, mereka akan langsung masuk ke babak 16 besar. (***)
Editor : Yosep Awaludin