Semusim sebagai pelatih Manchester City U-23 (2020–2021), semusim sebagai asisten pelatih tim utama (2022–2023).
Setelah meninggalkan Pep pada musim panas 2023 untuk menukangi Leicester City di Championship musim lalu, baru dini hari nanti (26/1) Maresca kembali ke Stadion Etihad, kandang Manchester City.
Maresca dianggap lebih siap menghadapi Pep dalam matchweek ke-23 Premier League (siaran langsung Champions TV5/ Vidio pukul 00.30 WIB) ketimbang pertemuan pertama di matchweek pertama (18/8/2024).
Kala itu, Maresca menjalani debut sebagai pelatih Chelsea dan harus mengakui keunggulan Pep dan Manchester City dengan dua gol tanpa balas.
Saat ini, The Blues –sebutan Chelsea – berada di peringkat lebih baik (peringkat keempat) dengan 40 poin atau satu setrip di atas The Citizens –julukan Manchester City– dengan 38 poin.
Dalam pre-match press conference di London Cobham, kamp latihan Chelsea, Jumat (24/1), Maresca tidak memungkiri timnya lebih baik saat ini ketimbang pertemuan pertama lawan City.
”Kami terus membaik. Kami membutuhkan pengalaman ini (mengalahkan City, Red),” ucap Maresca.
Tactician 44 tahun berkebangsaan Italia itu dianggap beruntung menghadapi City saat ini.
Yaitu ketika juara bertahan Premier League tersebut dalam tren performa menurun.
Faktanya, statistik Chelsea saat ini memang lebih bagus dari The Citizens.
Di semua ajang, Chelsea dapat mencatat 60,6 persen menang dari 33 laga.
Jauh dari persentase kemenangan Manchester City dalam 33 pertandingan di semua ajang yang hanya 45,45 persen.
City asuhan Pep juga kehilangan citra sebagai klub dengan serangan dan bertahan sama bagusnya.
Kevin De Bruyne dkk musim ini hanya mencetak 71 gol dan kemasukan 46 gol.
Sementara Reece James dkk lebih bagus dengan menciptakan 83 gol dan kebobolan 36 gol saja.
Manchester City juga baru menelan kekalahan 0-2 oleh Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions (23/1).
Sebaliknya, sejak 2025, The Blues tidak terkalahkan dari empat laga beruntun.
’’Hal normal bagi sebuah tim yang telah memenangi berbagai gelar kemudian menjadi seperti saat ini. Pep adalah sosok pelatih yang kuat dan aku yakin dia bisa mengembalikan performa timnya lagi,’’ tutur Maresca.
Ketika dikalahkan oleh PSG, Pep menyebut lini tengah Manchester City timnya kesulitan menghadapi lini tengah lawan yang penuh determinasi.
Pandit Sky Sports Paul Merson pun menyebut, lini tengah City yang dipimpin KDB –inisial Kevin De Bruyne bersama Phil Foden, Mateo Kovacic, dan Bernardo Silva bisa kesulitan menghadapi lini tengah Chelsea yang dihuni para pemain petarung.
Di antaranya Cole Palmer, Moises Caicedo, Enzo Fernandez, Kiernan Dewsbury-Hall, dan Romeo Lavia.
’’Penampilan lini tengah Chelsea semakin menjanjikan dan mereka bisa menciptakan masalah bagi permainan City,” ucap Merson.(ren/dns)
MANCHESTER CITY (4-1-4-1):
31-Ederson (g); 27-Nunes, 25-Akanji, 3-Ruben, 24-Gvardiol; 8-Kovacic; 47-Foden, 20-Bernardo, 17-De Bruyne (c), 26-Savinho; 9-Haaland
Pelatih:Pep Guardiola
Jersey pemain:Biru langit
Jersey kiper:Hijau
CHELSEA (4-2-3-1): 1-Robert Sanchez (g); 24-James (c), 4-Adarabioyo, 23-Chalobah, 3-Cucurella; 22-Dewsbury-Hall, 25-Caicedo; 11-Madueke, 20-Palmer, 19-Sancho; 15-Jackson
Pelatih:Enzo Maresca
Jersey pemain:Biru
Jersey kiper:Hitam
Logo:Premier League
Wasit:John Brooks
Stadion:Etihad, Manchester
Siaran Langsung:Champions TV5/Vidio pukul 00.30 WIB
Kans Ikuti Jejak Arteta-Ten Hag
DI antara murid taktikal Pep Guardiola, Mikel Arteta dan Erik ten Hag termasuk yang tercepat mampu mengalahkan gurunya.
Arteta dan Ten Hag menang dalam pertemuan kedua. Enzo Maresca juga menjalani pertemuan kedua versus Pep dini hari nanti (26/1).
Mikel Arteta
Pertemuan kedua
ARSENAL vs Manchester City 2-0
Semifinal Piala FA 2019–2020
Erik ten Hag
Pertemuan kedua
MANCHESTER UNITED vs Manchester City 2-1
Matchweek ke-20 Premier League 2022–2023
Enzo Maresca
Pertemuan kedua?
Manchester City vs CHELSEA ?
Matchweek ke-23 Premier League 2024–2025
Vincent Kompany
Belum pernah menang
3 laga BURNLEY FC vs Manchester City, 3 kali kalah
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim