RADAR BOGOR – Manchester City menambah kekuatannya musim ini dengan mendatangkan tiga pemain baru di bursa musim dingin.
Dua pemain baru di antaranya langsung dimainkan ketika Manchester City menjamu Chelsea di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (26/1) WIB.
Tactician Manchester City, Pep Guardiola pun langsung memainkan Omar Marmoush dan Abdukodir Khusanov sebagai starter dalam laga debutnya.
Sayangnya, di balik kemenangan Manchester City 3-1 tersebut, performa Marmoush dan Khusanov bertolak belakang.
Marmoush mengawali debutnya bersama The Citizens –julukan Manchester City– sebagai pemain di belakang striker utamanya, Erling Haaland.
Dia langsung nyetel dengan Haaland.
Sementara itu, Khusanov langsung diplot Pep sebagai bek tengah berkolaborasi dengan Manuel Akanji. Berbeda dengan Marmoush, Khusanov justru jadi titik lemah tim berjuluk The Cityzens tersebut.
Marmoush dimainkan selama 74 menit.
Bomber yang diboyong dari Eintracht Frankfurt tersebut mencatatkan dua tembakan dari 28 kali sentuhan bolanya.
Dia hanya mencatatkan 11 kali operan.
Haaland pun langsung kesengsem dengan penampilan rekan barunya itu.
Dalam laman resmi klub, dia sudah melihat kemampuan spesial dari bomber berkebangsaan Mesir tersebut.
’’Terutama dalam babak pertama. Anda bisa melihat betapa spesialnya dia. Anda akan tahu apa alasan Manchester City mendatangkannya, ya karena kemampuan spesial yang ada di dalam dirinya itu,’’ kata Haaland.
Statistiknya sudah memperlihatkan dimensi serangan baru Manchester City dengan adanya Marmoush di belakang Haaland.
Memainkan peran Kevin De Bruyne, Marmoush bermain tanpa banyak sentuhan bola dan operan.
Namun, akurasi operannya mencapai 90,9 persen.
Termasuk terbaik dari skuad Manchester City malam itu.
Haaland menyebut akan terus beradaptasi dengan gaya permainan Marmoush itu.
Dia berharap kemenangan atas Chelsea tersebut memberi Marmoush kepercayaan diri ke depan.
’’Aku bisa menjadi serasa pemain baru dengan kehadiran sosok yang mampu memberi energi dan kepribadian berbeda dalam tim ini,’’ sambung Haaland.
Jika operan kunci Marmoush turut menjadi awal dari gol Haaland pada menit ke-68, maka kesalahan Khusanov berujung dengan gol Noni Madueke pada menit ketiga.
Dia mengoper bola dengan kepalanya yang disambar Nicolas Jackson. Bola kemudian dioper ke Madueke dan berbuah gol.
Baca Juga: Kolam Renang Murah di Bogor Cuma Rp10 Ribu, Wisata Mata Air Sodong Airnya Alami Tanpa Kaporit
Pep dianggap blunder dengan keputusannya memainkan Khusanov sejak menit pertama.
Dilansir dari laman resmi klub, Pep menganggap kesalahan tersebut akan jadi pelajaran bagi Khusanov yang dibeli Manchester City dari klub Ligue 1, RC Lens itu.
Apalagi, Khusanov juga masih muda, 20 tahun. Pep menyebut, kendala bahasanya juga memengaruhi.
Khusanov belum mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris di skuad Manchester City.
’’Dalam situasi seperti ini, tidak banyak yang bisa dia katakan. Dia tahu telah membuat kesalahan. Aku hanya dapat berkata kepadanya: Jangan membuat kesalahan!’’ tegas Pep.(ren/c7/ady)
Debutan Langsung Starter
Akhir pekan ini, klub-klub liga elite Eropa sudah mulai menjajal pemain anyarnya. Yang istimewa, banyak yang langsung bermain sebagai starter.
- Omar Marmoush (Manchester City)
Starter/74 menit
- Abdukodir Khusanov (Manchester City)
Starter/54 menit
- Randal Kolo Muani (Juventus)
Starter/82 menit
1 gol
- Khvicha Kvaratskhelia (Paris Saint-Germain)
Starter/83 menit
1 umpan gol
- Ruben Vargas (Sevilla FC)
Starter/83 menit
- Jaden Philogene (Ipswich Town)
Starter/79 menit
- Emmanuel Agbadou (Wolverhampton)
Starter/90 menit
- Arthur Vermeeren (RB Leipzig)
Starter/51 menit
- Mika Biereth (AS Monaco)
Starter/90 menit
1 gol