RADAR BOGOR - Timnas Indonesia U-20 kembali menelan kekalahan dalam pertandingan uji coba melawan Suriah U-20, pada turnamen mini di Sidoarjo, Senin (27/1/2025) malam.
Timnas Indonesia U-20 harus mengakui keunggulan Suriah U-20 sebagai peserta Piala Asia U-20 nanti, dengan skor 0-2 dihadapan pendukung sendiri.
Hasil ini menjadi kekalahan kedua bagi Timnas Indonesia U-20 selama persiapan untuk Piala Asia yang diikuti oleh 16 tim kuat dari berbagai wilayah Asia, Timur, Tenggara, Tengah, dan Barat.
Supporter Timnas Indonesia U-20 pasti sangat kecewa dengan kekalahan mereka dari Suriah U-20. Turnamen ini adalah bagian penting dari persiapan, meskipun hanya laga uji coba.
Setelah kekalahan dari Yordania dan Suriah, Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri mengambil pelajaran penting.
Menurutnya, Timnas indonesia U-20 mendapat manfaat besar dari dua pertandingan melawan Yordania dan Suriah.
"Saya yakin setiap pemain bermain dengan sangat baik. Namun, kami mengalami kelemahan di grup dan dalam strategi kami, yang menyebabkan dua gol lawan akhirnya tercipta, itulah yang akan diperbaiki," kata Indra Sjafri.
Ia menunjukkan kepada pemain Indonesia bahwa meskipun kalah, mereka bermain dengan baik. Sebelum pertandingan akhir melawan India, kekalahan itu akan dievaluasi.
Diakui kekuatan pertahanan Suriah sangat baik. Mereka disiplin menggunakan transisi positif ke negatif. Hal ini menyulitkan Garuda Muda untuk menyerang.
Timnas Indonesia U-20 kerap kewalahan jika Suriah melakukan serangan balik, sekalipun mereka mendapat bola.
"Tidak diragukan lagi, pertandingan ini mengajarkan kita banyak hal. Tapi kami jadi mengetahui kualitas yang akan kami hadapi di Piala Asia U-20," tuturnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin