Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Timnas Indonesia U-20 Kubur Impian ke Piala Dunia, Netizen Bandingkan Pencapaian Shin Tae-yong dengan Indra Sjafri

Yosep Awaludin • Senin, 17 Februari 2025 | 09:18 WIB
Timnas Indonesia U-20 saat menghadapi Uzbekistan di Stadion Shenzhen Youth Football Training Base Centre pada Minggu (16/2/2025).
Timnas Indonesia U-20 saat menghadapi Uzbekistan di Stadion Shenzhen Youth Football Training Base Centre pada Minggu (16/2/2025).

RADAR BOGOR - Timnas Indonesia U-20 harus mengubur impian mereka untuk bermain di Piala Dunia U-20, setelah tersingkir dari Piala Asia U-20 2025.

Timnas Indonesia U-20 terhenti di fase grup setelah kekalahan 1-3 dari Uzbekistan di Stadion Shenzhen Youth Football Training Base Centre pada Minggu (16/2/2025).

Timnas Indonesia U-20 dikalahkan Uzbekistan lewat gol dari Mukhammadali Urinboev (21'), Abdugafur Haydarov (47'), dan Saidumarkhon Saidnurullayev (63').

Timnas Indonesia U-20 sempat menyamakan kedudukan melalui gol Jens Raven, tetapi pada akhirnya mereka harus mengakui keunggulan lawan.

Kekalahan ini menunjukkan betapa buruknya tim dalam mengantisipasi bola silang dan bola mati, karena dua dari tiga gol yang dibuat Uzbekistan berasal dari situasi ini.

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-20 dipastikan tersingkir karena Iran dan Uzbekistan menempati posisi teratas Grup C masing-masing dengan enam poin.

Sementara itu, Indonesia dan Yaman sama-sama belum mendapatkan poin, dan Garuda Nusantara berada di peringkat ketiga.

Meskipun pertandingan terakhir melawan Yaman pada Rabu (19/2/2025) sudah tidak memengaruhi kelolosan, pertandingan ini masih merupakan peluang untuk mengakhiri turnamen dengan hasil positif.

Kekalahan ini dianggap sebagai pengalaman berharga bagi tim muda Indonesia, menurut Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Erick menegaskan dalam unggahan di media sosial betapa pentingnya untuk melanjutkan pembinaan Timnas Indonesia U-20 sebagai bagian dari regenerasi tim nasional.

"Sebuah pelajaran berharga untuk Timnas Indonesia U-20 dari juara bertahan Piala Asia U-20, Uzbekistan. Sempat bangkit saat Jens Raven mencetak gol penyeimbang, namun Timnas U-20 harus mengakui keunggulan Uzbekistan pada akhir laga dengan skor 3-1," tulis Erick.

Selain itu, ia menyatakan bahwa upaya pembinaan untuk Timnas U-20 akan terus dilakukan untuk menjaga regenerasi tim nasional senior.

Selain itu, dia menyatakan bahwa program Timnas Indonesia U-20 ini akan terus dipertahankan dan dilanjutkan untuk menjaga regenerasi Timnas Senior.

Namun, kegagalan ini dibandingkan dengan pencapaian Timnas Indonesia U-20 di bawah asuhan Shin Tae-yong (STY) pada pertandingan sebelumnya di media sosial.

Beberapa warganet menyoroti fakta bahwa Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Justin Hubner tidak termasuk dalam skuad STY untuk Piala Asia U-20 2023.

Meskipun demikian, mereka mampu menahan imbang Uzbekistan, yang menjadi tuan rumah, dan akhirnya menjadi juara.

"Mengingat tekanan dari pendukung tuan rumah, menahan imbang Uzbekistan di kandangnya bukanlah tugas yang mudah, kata seorang pengguna Twitter bernama @denitrihatnowo.

@namharazir_ mengingatkan bahwa tim STY dengan hanya pemain Liga 1 dapat mengalahkan Abduqodir Khusanov dan Umarali Fayzullaev. Ketika Timnas Indonesia U-20 dilatih oleh Indra Sjafri, perbandingan semakin menarik perhatian netizen.

Seperti yang diungkapkan oleh @reze_tolka, skuad asuhan Indra telah mengikuti sejumlah pemusatan latihan dan turnamen internasional.

Ini termasuk TC di Como 1907 (Italia), Turnamen Toulon (Prancis), Seoul Earth On Us Cup 2024 (Korea Selatan), TC di Jepang, dan Mandiri U-20 Challenge Series 2024. Namun, hasilnya nihil.

Selain itu, @pashipora mengingatkan bahwa Timnas STY gagal lolos ke fase gugur pada edisi sebelumnya. Mereka hanya memiliki selisih gol tipis dari Irak dan berada di grup yang terdiri dari finalis Uzbekistan dan Irak.

Selain itu, netizen menekankan fakta bahwa pemain yang kini bermain di Eropa, seperti Fayzullaev dan Khusanov, yang kini bermain untuk Manchester City.

Kegagalan Timnas U-20 di Piala Asia U-20 2025 menunjukkan strategi kepelatihan Indra Sjafri. Banyak orang mempertanyakan keberhasilan persiapan yang panjang, terutama dibandingkan dengan prestasi STY pada edisi sebelumnya, yang dianggap lebih kompetitif meskipun dengan keterbatasan pemain. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#uzbekistan #Piala Asia U-20 #Timnas Indonesia U-20