RADAR BOGOR - Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Kabupaten Bogor turut angkat suara menanggapi aksi pemukulan yang melibatkan atlet basket muda asal bumi Tegar Beriman di SDH Basketball Cup 2025.
Ketua Umum Perbasi Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan menilai, aksi pemukulan yang dilakukan oleh salah satu atlet basket di SDH Basketball Cup itu sudah mencoreng nilai sportifitas dalam dunia olahraga.
"Jadi kami sangat menyangkan pristiwa itu terjadi di SDH Basketball Cup, padahal seharusnya olahraga merupakan media paling ideal bagi anak-anak remaja untuk mengenal dan mengamalkan nilai-nilai sportivitas tersebut," ujar Ketum Perbasi Kabupaten Bogor.
Nurnunnisa mengaku saat ini pihaknya tengah menjaring berbagai keterangan termasuk bukti bukti terkait aksi pemukulan itu yang nantinya akan dijadikan pertimbangan dalam penentuan sikap Perbasi Kabupaten Bogor.
Putri dari mantan Bupati Bogor Iwan Setiawan itu tidak ingin bersikap gegabah dalam mengambil sebuah keputusan, apalagi aksi pemukulan itu melibatkan atlit yang usianya terbilang masih sangat muda.
Sebab walaubagaiamanapun, Nurnunnisa menyebut atlet yang diduga sebagai pelaku aksi pemukulan itu mesti diberikan perlindungan secara hukum untuk melindungi harkat dan martabatnya.
"Oleh karena itu kami meminta seluruh insan bola basket untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam olahraga yang kita cintai ini," pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga