RADAR BOGOR - Efisiensi anggaran pemerintah untuk cabang olahraga (cabor) berdampak.
Artinya, hanya cabor yang berpotensi meraih medali di multievent yang bakal mendapat perhatian.
Utamanya Asian Games hingga Olimpiade.
Wakil Ketua Umum PP PBSI yang juga Wamenpora Taufik Hidayat menyatakan, sejauh ini ada prioritas untuk sekitar lima cabor yang selalu menjadi andalan di Olimpiade untuk merebut medali.
Salah satunya, bulu tangkis.
"Dan saya rasa kalau bulu tangkis dari dulu efisiensi nggak efisiensi, mereka harus jalan tetap ya. Dimana kita sebagai pengurus, saya sebagai wakil, kerja keras cari pendanaan untuk bulu tangkis gitu," bebernya ketika diwawancarai di Pelatnas PBSI Cipayung Jakarta.
Sebab, hampir setiap minggu selalu ada event internasional yang diikuti.
"Kalau efisiensi semua ada. Tapi bukan semua cabor dibubarin, enggak. Karena itu nggak masuk akal kalau dibubarin. Tapi dikurangin mungkin porsinya," ujarnya.
Taufik juga berharap kondisi yang ada tidak lama.
Karenanya, dia berharap semua ketum cabor bisa mencari tambahan dana.
"Ini kan situasi dari atas. Bukan hanya olahraga. Tapi kementerian lain juga sama lembaga lain juga sama. Kami tetap lagi mengusahakan untuk kembali normal, khususnya untuk olahraga," paparnya.
Taufik menegaskan, terkait efisiensi harapannya yang berkurang dari tim pendukung. Namun, untuk atlet harapannya masih tetap yang sama. "Karena kan yang paling vital itu kan atlet," ucapnya.
Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu melanjutkan, terkait efisiensi anggaran bakal cepat dituntaskan.
Sebab, agenda olahraga tidak bisa ditunda lantaran tim tetap berlatih untuk mengikuti berbagai agenda.
Dalam waktu yang ada saat ini, dia harap para ketua cabor bisa menenangkan atletnya dan memberikan solusi yang baik dan punya plan yang lebih baik ke depan.
"Karena jujur kalau memang semua mengandalkan pemerintah, kami anggaran juga nggak cukup. Kita realistis aja gitu, karena orang olahragawan tuh harus realistis juga," sebutnya. (raf/bas)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim