RADAR BOGOR – FC Barcelona memiliki kesempatan mengamankan puncak klasemen LALIGA di pengujung tahun lalu dengan dua laga kandang beruntun di Estadi Olimpic Lluis Companys.
Pada kenyataannya, Barca malah kalah terus dalam dua laga pada jornada ke-17 dan ke-18 tersebut.
Kekalahan 0-1 oleh CD Leganes (16/12/2024) memang masih belum menurunkan Barca dari peringkat pertama kala itu.
Setelah dipermalukan 1-2 oleh Atletico Madrid (22/12/2024), baru skuad Hansi Flick kehilangan takhta yang diduduki selama 15 jornada.
Ironisnya, Atletico-lah yang menggantikan posisi Ronald Araujo dkk.
”Kami kalah (1-2) karena gol telat mereka (Atletico, Red) dan itu sangat merusak suasana (laga penutup tahun, Red),” kata bek kanan Barcelona Jules Kounde seperti dilansir di laman resmi klub.
Itu sekaligus kekalahan pertama Barca dalam enam pertemuan terakhir kontra Atletico.
Dini hari nanti (26/2), si perusak suasana alias Atletico kembali datang ke Estadi Olimpic.
Los Colchoneros – sebutan Atletico Madrid– menantang Barca dalam first leg semifinal Copa del Rey (siaran langsung RCTI/Soccer Channel/Vision + pukul 03.30 WIB).
Menilik performa terakhir kedua tim yang sama-sama dalam tren positif dan konsisten, sulit menebak hasil akhir.
”Dibutuhkan taktik yang luar biasa untuk bisa meredam tim asuhan Diego Simeone (pelatih Atletico, Red),” kata Hansi.
Kekalahan pada 22 Desember lalu jadi kekalahan perdana Hansi dalam tiga pertemuan kontra Simeone.
Dua pertemuan sebelumnya dimenangi Hansi saat menangani Bayern Munchen.
”Dia (Simeone) telah melatih lebih dari 700 pertandingan untuk Atletico. Dia telah bekerja dengan fantastis,” sanjung Hansi.
Di sisi lain, Simeone balik memuji Hansi sebagai pelatih baru di LALIGA, tetapi mampu membuat Barca kompetitif.
”Barca adalah rival yang, seperti yang saya pernah katakan, menampilkan permainan terbaik di LALIGA. Angka-angka telah berbicara sendiri. Dia (Hansi, Red) jelas bukan pelatih biasa,” tutur Simeone.
Ketika kalah pada 22 Desember lalu, Hansi tidak bisa memainkan wide attacker Lamine Yamal.
Alhasil, dini hari nanti, mantan pelatih timnas Jerman itu bisa memainkan komposisi terbaik.
Simeone pun tidak kehilangan pemain pilar. Selain mengandalkan duet striker Julian Alvarez dan Antoine Griezmann, Simeone punya Alexander Sorloth sebagai senjata.
Sorloth pun bisa mengulang sukses sebagai pencetak gol kemenangan Los Colchoneros pada 22 Desember lalu. (ka/dns)
Susunan Pemain
FC Barcelona (4-2-3-1): 25-Szczesny (g); 23-Kounde, 4-Araujo (c), 5-Inigo Martinez, 3-Balde; 21-De Jong, 8-Pedri; 19-Yamal, 20-Dani Olmo, 11-Raphinha; 9-Lewandowski
Pelatih: Hansi Flick
Jersey pemain: Biru gelap-merah
Jersey kiper: Hijau
Atletico Madrid (4-4-2): 1-Musso (g); 16-Molina, 2-Gimenez, 24-Le Normand, 21-Galan; 22-Giuliano Simeone, 5-De Paul, 6-Koke (c), 12-Lino; 7-Griezmann, 19-Alvarez
Pelatih: Diego Simeone
Jersey pemain: Silver
Jersey kiper: Oranye
Stadion: Estadi Olímpic Lluís Companys, Barcelona
Wasit: Jose Luis Munuera Montero
Siaran Langsung: RCTI/Soccer Channel/Vision+ pukul 03.30 WIB
Mengadu Lini Serang
TRIO Robert Lewandowski, Raphinha, dan Lamine Yamal yang dimiliki FC Barcelona berhasil menjadi lini serang paling tajam di Eropa musim ini.
Ketiganya telah menghasilkan 67 gol di berbagai ajang sampai kemarin (24/2). Trio lini serang Atletico Madrid juga masuk dalam lima besar. (*)
FC Barcelona
Robert Lewandowski: 32 gol
Raphinha: 24 gol
Lamine Yamal: 11 gol
TOTAL GOL: 67
Liverpool FC
Mohamed Salah: 30 gol
Cody Gakpo: 16 gol
Luis Díaz: 13 gol
TOTAL GOL: 59
Bayern Munchen
Harry Kane: 29 gol
Jamal Musiala: 16 gol
Michael Olise: 12 gol
TOTAL GOL: 57
Real Madrid
Kylian Mbappe: 27 gol
Vinícius Júnior: 17 gol
Jude Bellingham: 11 gol
TOTAL GOL: 55
Atletico Madrid
Julian Alvarez: 19 gol
Antoine Griezmann: 15 gol
Alexander Sørloth: 12 gol
TOTAL GOL: 46
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim