RADAR BOGOR – Musim kedua Harry Kane bersama Bayern Munchen menghadirkan pertanyaan yang sama.
Apakah Harry Kane mampu melepas stigma bahwa Bayern Munchen terdampak kesialan kapten timnas Inggris itu dengan gagal meraih trofi lagi seperti musim lalu.
Sejauh ini, Harry Kane membawa Bayern Munchen dalam jalur positif.
Die Roten –sebutan Bayern Munchen – memuncaki klasemen sementara Bundesliga.
Klub asal Bavaria itu juga masih bertahan di babak 16 besar DFB-Pokal maupun Liga Champions.
Di ajang yang disebut terakhir, Bayern menghadapi Bayer Leverkusen dengan first leg dimainkan di Allianz Arena dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).
Itu adalah pertemuan pertama kedua tim di Eropa.
Di Bundesliga musim ini, Bayern dan Leverkusen bermain seri tanpa gol dalam spieltag ke-22 bulan lalu (16/2).
Dalam laga di kandang Leverkusen tersebut, Harry Kane bukan hanya nirgol.
Produktivitasnya terhenti di angka 29 gol dan masih belum berlanjut dalam tiga laga terakhir.
Dalam laman resmi UEFA, der trainer Bayern Vincent Kompany mengharapkan Kane bisa menyudahi paceklik gol di hadapan Die Werkself, julukan Leverkusen.
’’Bermainlah dengan lapar jika tidak mau gagal memenangi sesuatu akhir musim ini. Sangat sederhana, kan,’’ sebut Vinnie, sapaan karib Kompany.
Di Liga Champions musim ini, Kane mencetak tujuh gol dari sembilan laga yang dijalani.
Dari tujuh gol itu, lima gol di antaranya dilesakkan HurriKane –julukan Kane–di Allianz Arena.
Meski begitu, dari empat kali menghadapi Leverkusen, hanya sekali Kane mampu menciptakan gol.
Bahkan, tidak sekali pun striker 31 tahun itu mampu membawa Bayern memenangi duel kontra Leverkusen.
Pesaing mencetak gol Kane datang dari striker Leverkusen Patrick Schick.
Di Bundesliga, Schick-lah yang menempel perolehan gol Kane di daftar Torjagerkannone.
Schick 16 gol atau lima gol di belakang Kane.
’’Dia (Schick) striker yang bagus dari sisi fisik maupun teknik. Dia striker yang luar biasa. Dia bisa lebih bagus dari Kane,’’ kata pandit sekaligus mantan bintang Bayern Stefan Effenberg dalam program STAHLWERK Doppelpass. (ren/dns)
Perkiraan Pemain :
BAYERN MUNCHEN (4-2-3-1): 1-Neuer (g) (c); 27-Laimer, 2-Upamecano, 3-Kim Min-jae, 19-Davies; 8-Goretzka, 16-Palhinha; 17-Olise, 42-Musiala, 11-Coman; 9-Kane
Pelatih: Vincent Kompany
Jersey pemain: Merah
Jersey kiper: Hitam
BAYER LEVERKUSEN (3-4-2-1): 1-Hradecky (g) (c); 23-Mukiele, 4-Tah, 3-Hincapie; 30-Frimpong, 24-Aleix Garcia, 34-Xhaka, 20-Grimaldo; 10-Wirtz, 19-Tella; 14-Schick
Pelatih: Xabi Alonso
Jersey pemain: Putih
Jersey kiper: Hijau pupus
Wasit: Michael Oliver (Inggris)
Stadion: Allianz Arena, Munchen
Siaran Langsung: beIN Sports 3/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB
STATISTIK HARRY KANE (Bayern Munchen)
Bundesliga
Laga: 22
Gol: 21
Umpan gol: 8
Tembakan: 82
Tembakan per gol: 3,9
Liga Champions
Laga: 9
Gol: 7
Umpan gol: 1
Tembakan: 34
Tembakan per gol: 4,8
STATISTIK PATRICK SCHICK (Bayer Leverkusen)
Bundesliga
Laga: 21
Gol: 16
Umpan gol: 1
Tembakan: 48
Tembakan per gol: 3
Liga Champions
Laga: 6
Gol: 1
Umpan gol: 0
Total tembakan: 8
Tembakan per gol: 8
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim