RADAR BOGOR - Juventus kehilangan muka di depan publik sendiri setelah kalah 0-4 dari Atalanta dalam pertandingan lanjutan Serie A pekan ke-28 di Stadion Juventus di Turin Senin (10/3/2025).
Hasil ini membuat perbedaan Juventus di posisi empat dengan Atalanta di posisi tiga menjadi lebih besar, yaitu 52–58 (6 poin). Posisi Juventus mungkin melorot lagi pada hari Selasa (11/3/2025).
Karena Lazio, tim yang berada di posisi kelima dengan 50 poin, akan bertanding melawan Udinese. Jika Lazio menang, tim dari Kota Roma akan naik ke posisi empat, menggusur Juventus.
Gol-gol yang mengoyak gawang Juventus dihasilkan oleh Mateo Retegui (29 menit penalti), Marten De Roon (46 menit), Davide Zappacosta (66 menit), dan Ademola Lookman (77 menit).
"Ketika kita sangat percaya pada sesuatu, bahkan hal yang mustahil pun bisa menjadi kenyataan," ujar Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini seperti yang dikutip DAZN.
Gasperini sangat lega dengan kemenangan ini karena dia tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir. Gasperini menang terakhir pada 27 November 2021.
Menurut Thiago Motta, Pelatih Juventus, kekalahan di depan publik membuat posisinya semakin tertekan.
"Ini kekalahan yang tidak kami sukai karena kehilangan poin di kandang. Tetapi saya tidak setuju jika ini selevel dengan kekalahan kami atas Empoli FC (di perempat final Coppa Italia)," katanya.
Akibat kekalahan itu, suporter Juventus, juga dikenal sebagai Bianconeri, semakin santer menyatakan bahwa mereka mendukung pemecatan Motta.
“Tifosi Juve memimpikan satu hal, Antonio Conte kembali ke Juve di musim panas mendatang,” kata Andrea Gozzi di @AndreaGozzi20.
"Sungguh menakjubkan apa yang dia katakan. Namun, apakah dia pelatih yang belum menghasilkan medali? Lantas kenapa bisa berani bicara demikian?," Pier menulis di akun @_pier26. (***)
Editor : Yosep Awaludin