RADAR BOGOR - Timnas Indonesia akan menghadapi Australia di Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia 2026. Sebelum laga, Garuda - juga dikenal sebagai Timnas - berhadapan dengan musuh yang tidak dapat diprediksi.
Ya, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjalanannya di putaran ketiga grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dimana dalam waktu kurang dari tiga hari lagi, Australia akan menjadi musuh yang akan dihadapi.
Menurut jadwal, pertandingan antara Timnas Australia dan Timnas Indonesia akan berlangsung di Stadion Sepak Bola Sydney pada hari Kamis (20/3/2025), malam waktu setempat atau sore WIB. Ini hanya tiga hari sebelum dimulainya FIFA Matchday periode pada Maret 2025.
Kondisi ini sedikit mengganggu kebugaran pemain Timnas Indonesia karena sebagian besar pemain Timnas Indonesia masih memiliki pertandingan dengan klubnya masing-masing hingga periode FIFA Matchday Maret 2025.
Jay Idzes, misalnya, bermain untuk Venezia FC di Serie A Liga Italia 2024/2025. Minggu (16/3/2025) sore, mereka baru saja menyelesaikan pertandingan.
Selain itu, Sandy Walsh bermain untuk Yokohama Marinos di Jepang dan Maarten Paes bermain untuk FC Dallas di Amerika Serikat.
Dengan kata lain, mereka baru dapat terbang ke Sydney, Australia pada hari Minggu, 16 Maret 2025, setelah pertandingan, atau pada hari Senin, 17 Maret 2025.
Mereka yang berpartisipasi dalam diaspora di Amerika Serikat dan Eropa juga harus melakukan perjalanan yang jauh.
Perjalanan mereka dari negara klubnya masing-masing ke Sydney memakan waktu yang cukup lama, dan kemungkinan baru akan tiba pada hari Selasa, 18 Maret 2025. Artinya, mereka hanya memiliki waktu sehari untuk beristirahat sebelum bertanding lagi.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, khawatir para pemain Timnas Indonesia akan lelah dan kelelahan karena jadwal dan perjalanan yang panjang. Dia khawatir waktu pemulihan akan segera berakhir.
"Saya rasa sudah ada beberapa yang datang lebih awal, karena musuh kita hari ini kan kecapekan dan cedera," ujar Erick Thohir di Hotel Faimont, Jakarta, Minggu (16/3/2025) malam.
"Jadi beberapa hari terakhir ini juga saya menonton pertandingan di mana pemain Indonesia bermain. Saya berharap tidak ada masalah karena mungkin ada faktor X yang belum diketahui," katanya.
Tidak mengherankan bahwa beberapa pemain Timnas Indonesia telah menunggu untuk bermain untuk klubnya dari jauh-jauh hari. Rata-rata adalah tim yang bermain di Liga 1 Indonesia 2024/2025, yang telah ditunda sejak 13 Maret lalu.
Delapan pemain bermain untuk Timnas Indonesia di Liga 1 2024/2025. Mereka termasuk Ricky Kambuaya, Septian Bagaskara (Dewa United FC), Muhammad Ferarri, Rizky Ridho Ramadhani (Persija Jakarta), Hokky Caraka (PSS Sleman), Ramadhan Sananta (Persis Solo), Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda), dan Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya).
Timnas Indonesia juga memiliki pemain diaspora seperti Justin Hubner dari Wolves U-21, Thom Haye dari Almere City, dan Rafael Struick dari Brisbane Roar yang dianggap dapat bergabung. karena mereka telah berada di Australia sejak Minggu, 16 Maret 2025.
Karena mereka telah bermain pertandingan terakhir klubnya beberapa hari sebelumnya, Thom Haye dan Justin Hubner dapat berangkat lebih awal. Sebelum jeda internasional pada Jumat (14/3/2025), mereka memainkan pertandingan terakhir mereka.
"Jadi sebenarnya persiapan ofisial, kedatangan pemain, dan tidak ada cedera. Mungkin kecapean adalah masalah kita saat ini. Waktu dan jet lag dapat berubah. Kita akan melihatnya," ujar Erick. (***)
Editor : Yosep Awaludin