RADAR BOGOR – Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota dan Kabupaten Bogor meramaikan gelaran Walikota Cup 2025 yang digelar di Lorena Sports Hub, Jumat (18/4/2025).
Turnamen mini soccer Walikota Cup 2025 ini jadi ajang adu skill antar siswa dari tingkat SD hingga SMA.
Total 64 tim peserta yang unjuk gigi selama tiga hari ke depan. Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyebut turnamen Walikota Cup ini sebagai langkah awal menghidupkan semangat kompetisi olahraga di kalangan pelajar.
Menurutnya, meski baru pertama kali digelar, antusiasme peserta dan sekolah cukup tinggi.
“Animonya luar biasa, ratusan yang mendaftar. Tapi karena keterbatasan waktu dan tempat, baru bisa kami tampung 64 tim. Tahun depan mudah-mudahan bisa lebih luas,” kata Dedie.
Ia juga berharap, dari kompetisi ini akan muncul bibit-bibit baru atlet sepak bola yang sebelumnya tak terlihat.
Pemerintah, kata Dedie, siap menyiapkan fasilitas penunjang, termasuk lapangan baru di kawasan Yasmin, Bogor Barat, Bogor Timur, dan Kayumanis.
“Jangan sampai niat baik ini rusak karena aksi tak sportif. Ini ajang untuk belajar fair play sejak dini,” pesannya kepada para peserta.
Turnamen ini digagas oleh Lorena Group dan didukung Pemerintah Kota Bogor serta PSSI Bogor.
Managing Director Lorena Group, Ryanta Soerbakti, mengatakan Lorena Sports Hub memang disiapkan sebagai pusat sportstainment, khususnya untuk olahraga anak muda.
“Kami ingin tempat ini jadi rumah buat atlet-atlet muda. Selain jadi sarana latihan dan hiburan, juga ajang menjaring bakat potensial,” ujarnya.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil turut mengapresiasi turnamen ini. Menurutnya, kolaborasi antara swasta dan pemerintah sangat penting dalam mendukung program pembangunan karakter pelajar melalui olahraga.
“Kami dari DPRD tentu mendukung. Ini bagian dari semangat kolaborasi Kota Bogor,” katanya.
Turnamen Walikota Cup ini dibuka untuk jenjang SD (maksimal kelas 5), SMP (maksimal kelas 8), dan SMA (maksimal kelas 11). PSSI Bogor juga terlibat dalam proses talent scouting, dengan pelatih bersertifikat yang ikut memantau jalannya kompetisi. (uma)
Editor : Yosep Awaludin