Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gara-gara Ini, PSM Makassar Kehilangan Status Tim Paling Fair Play di BRI Liga 1 Setelah 29 Pekan

Eli Kustiyawati • Jumat, 25 April 2025 | 04:49 WIB
PSM Makassar (kiri) Malut United (kanan)
PSM Makassar (kiri) Malut United (kanan)

RADAR BOGOR - PSM Makassar kini kehilangan predikat tim paling fair play di BRI Liga 1 2024/25 usai pekan ke-29 berakhir.

Malut United FC mengambil alih posisi fair play berkat performa disiplin mereka sepanjang kompetisi hingga pekan terakhir.

Sistem fair play dihitung dari akumulasi kartu kuning dan merah yang diterima setiap pemain dalam sebuah pertandingan.

Satu kartu kuning dihitung satu poin, sementara kartu merah langsung dihitung tiga poin dalam klasemen fair play.

Jika pemain menerima dua kartu kuning, tim akan diberi tiga poin dalam klasemen berdasarkan sistem yang berlaku.

Namun, jika seorang pemain mendapat kartu kuning lalu kartu merah langsung, maka empat poin diberikan kepada timnya.

Tim dengan poin terkecil akan menempati urutan teratas dalam klasemen fair play musim ini sesuai regulasi resmi.

Malut United menempati posisi pertama dengan total 58 poin dari 49 kartu kuning dan tiga kartu merah langsung.

PSM turun ke posisi kedua dengan raihan 59 poin, hasil dari 56 kartu kuning dan satu kartu merah langsung.

Arema FC menyusul di posisi ketiga dengan total 63 poin dari 60 kartu kuning dan satu kartu merah langsung.

Di peringkat keempat, PSIS Semarang mencatat 68 poin dari 50 kartu kuning dan enam kartu merah langsung.

Persik Kediri juga memiliki 68 poin, namun dengan komposisi 57 kartu kuning dan lima kartu merah sepanjang musim.

Klasemen fair play menjadi penting karena bisa digunakan sebagai penentu posisi jika poin tim sama di akhir musim.

Penentuan akhir melibatkan variabel head-to-head, selisih gol, jumlah gol, dan fair play bila hasil masih imbang.***

Editor : Eli Kustiyawati
#fair play #psm #Malut United #liga 1