RADAR BOGOR - SAAT kedudukan 3-3, Inter Milan mencetak gol keempat ketika gelandang Henrikh Mkhitaryan menaklukkan kiper Wojciech Szczesny pada menit ke-76.
Akan tetapi, wasit Clement Turpin menganulir gol tersebut setelah asisten wasit mengangkat bendera.
Keputusan itu diperkuat teknologi offside semi-otomatis yang menunjukkan bahwa ujung sepatu Mikhi –sapaan akrab Mkhitaryan– dalam posisi offside.
Mikhi pun kecewa berat dengan keputusan tersebut.
’’Seumur hidup, aku akan memikirkannya,” ungkap pemain 36 tahun berkebangsaan Armenia itu.
Mikhi masih belum percaya golnya dianulir.
’’Bagian tubuhku yang dianggap offside hanya sekitar 2-3 sentimeter! Dalam momen yang bisa membuat kami membawa kemenangan dari sini (kandang Barca, Red),’’ lanjut mantan gelandang Manchester United dan Arsenal tersebut.
Meski telah menjelaskannya dalam sesi konferensi pers, Mikhi masih membahas tentang insiden itu dengan jurnalis di luar ruang konferensi pers.
Seperti yang dikatakan Mikhi ke Alessandro Alciato, jurnalis Amazon Prime yang berasal dari Italia.
”Jujur, aku menyesal mengenakan sepatu berukuran 43. Andai sepatu yang aku kenakan berukuran 40, mungkin aku tidak terkena offside,’’ kata Alciato menirukan canda Mikhi.
Mikhi kesal bukan semata gol tidak disahkan.
Baca Juga: Lilian Thuram Tidak Merayakan Gol Marcus Thuram, Kok Bisa? Ternyata Ini Alasannya
Melainkan juga karena sudah dua tahun dia tidak mencetak gol di Liga Champions.
Yaitu sejak first leg semifinal edisi 2022–2023 ke gawang rival sekota Inter, AC Milan. (ren/dns)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim