Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Manchester United dan Tottenham Hotspur Bermuka Dua, Finalis Liga Europa yang Jeblok di Premier League, The Lilywhites Dianggap Tidak Bermental Juara

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 10 Mei 2025 | 07:26 WIB
Para pemain Tottenham Hotspur saat berlatih.
Para pemain Tottenham Hotspur saat berlatih.

RADAR BOGOR – Butuh menampilkan secara lengkap klasemen Premier League musim ini untuk menemukan Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Berlabel big six Premier League, Manchester United dan Tottenham Hotspur malah tergolek di bottom six.

Hingga matchweek ke-35, Manchester United tercecer di peringkat ke-15 dan Tottenham Hotspur satu setrip di bawahnya.

Namun, performa hancur-hancuran mereka di liga domestik mampu dibayar di ajang Eropa.

Manchester United dan Tottenham Hotspur menciptakan all English final dalam partai perebutan juara Liga Europa di San Mames, Bilbao, pada 22 Mei nanti.

Gelar juara Liga Europa sangat penting bagi kedua tim karena menjadi tiket lolos otomatis ke babak utama (fase league) Liga Champions musim depan.

’’Kami menjalani Liga Europa dengan baik ketika kami mengalami kesulitan saat bermain di Premier League,” kata kapten sekaligus gelandang serang Manchester United, Bruno Fernandes.

”Kami akan habis-habisan untuk memenangi ajang ini (Liga Europa),” tegasnya.

Di Premier League, Fernandes dkk merasakan sampai 16 kali kekalahan, termasuk nirmenang dalam enam matchweek terakhir.

Bandingkan dengan performa United di Liga Europa.

Klub berjuluk The Red Devils itu tidak pernah kalah dalam 14 pertandingan.

Bahkan, skuad Ruben Amorim menghajar Athletic Bilbao dengan skor 4-1 untuk unggul agregat 7-1 dalam second leg semifinal di Old Trafford, Manchester, Jumat (9/5).

Sementara Spurs yang lolos ke final setelah mengeliminasi klub Norwegia FK Bodo/Glimt 2-0 (agregat 5-1) di Aspmyra Stadion kemarin konfiden bisa menuntaskan musim dengan gelar juara Europa.

’’Semoga dukungan berarti para fans di sini (kandang Bodo, Red) berlanjut di Bilbao dan kami bisa merayakan sesuatu di sana,” kata striker Tottenham Hotspur, Dominic Solanke di laman resmi UEFA.

Di sisi lain, pandit TNT Sports sekaligus mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes menilai Spurs punya handicap untuk bisa menjuarai Liga Europa.

Yakni, mentalitas juara. ’’Sejarah United sudah menegaskan, mereka tahu caranya memenangi gelar. Sedangkan Spurs tidak,’’ tutur Scholes.

Spurs kali terakhir memenangi gelar tujuh tahun lalu di Piala Liga.

The Lilywhites –julukan Tottenham Hotspur – gagal dalam empat kesempatan final setelah itu.

Yang terbaru final Piala Liga 2021. Sementara gelar terakhir Manchester United adalah Piala FA tahun lalu.

Manchester United juga memenangi empat dari enam final terakhir. (ren/dns)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#tottenham hotspur #bogor #manchester united #All English Final #premier league #liga europa