RADAR BOGOR - Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan mengapresiasi kegiatan Turnamen Silaturahmi ke 7 Bulutangkis antar Perkumpulan Bulutangkis (PB) di Desa Cilebut Barat dan Cilebut Timur, Sukaraja Kabupaten Bogor.
Menurut Heri turnamen bulutangkis yang berlangsung di Lapangan RT 02/15 Perumahan Pesona Cilebut 2 tersebut sebagai ruang positif bagi generasi muda, khususnya untuk mengekspresikan diri melalui olahraga.
“Kegiatan ini membangun kekeluargaan. Kita harus siapkan ruang bagaimana pemuda bisa berekspresi secara positif. Saya optimis, dengan ruang ekspresi seperti turnamen bulutangkis ini, Cilebut bisa menjadi desa yang istimewa,” ungkap Heri.
Heri yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Gerindra ini, menginginkan kegiatan seperti ini tak berhenti hanya di RW 15 Desa Cilebut Barat, tetapi bisa terus berkembang hingga ke tingkat kecamatan.
Kegiatan ini menurutnya bisa menghindari aksi-aksi negatif anak muda yang kerap tawuran dan terlibat peredaran narkoba.
“Mudah-mudahan, ke depan, turnamen semacam ini bisa diadakan juga di tingkat kecamatan agar dampaknya lebih luas dan bisa menjangkau lebih banyak pemuda," tuturnya.
"Pokoknya ini bagus sebagai ruang ekspresi pemuda dan untuk bisa mencegah aksi negatif seperti tawuran yang kerap terjadi di lingkungan hingga bahaya peredaran narkoba yang mangancam anak muda,” tambahnya.
Turnamen Silaturahmi Bulutangkis ke-7 yang diselenggarakan oleh Karang Taruna RW 15, dan komunitas bukutangkis yang ada di Desa Cilebut Barat dan Cilebut Timur ini, memang sengaja diadakan sebagai ajang memperkuat rasa kekeluargaan dan kebersamaan.
Ketua Panitia Rieswill Michrosvield Anjla mengatakan seri ke-7 turnamen bulutangkis ini direncanakan selesai dalam satu bulan terhitung mulai 9 Mei 2025 hingga Juni nanti.
Panitia kegiatan turnamen berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi antar PB se-Cilebut.
"Ini merupakan event rutin setahun yang diikuti berbagai PB di Cilebut Barat dan Cilebut Timur, kegiatan ini juga jadi ajang silaturahmi antar PB," pungkasnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin