RADAR BOGOR - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengirimkan 30 pelari dari karyawan lintas fungsi Perusahaan.
Anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini mengirimkan puluhan pelari untuk mengikuti ajang Taman Budaya Bogor Run 2025, di Sentul, Kabupaten Bogor pada 12 Mei 2025.
Mengutip dari siaran pers resmi Taman Budaya Bogor Run 2025, acara yang melibatkan lebih dari ribuan peserta ini dibuka langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Bupati Bogor juga ingin menjadikan Taman Budaya Bogor Run 2025 sebagai agenda tahunan yang dapat membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Ini juga sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Bogor sebagai wilayah yang sehat, aktif dan berbudaya.
Sebagai salah satu pihak yang terlibat, PT Solusi Bangun Indonesia berharap ajang berskala nasional ini dapat semakin menumbuhkan minat banyak masyarakat untuk memulai kebiasaan baru yang sehat, khususnya dengan berolahraga.
"Seperti yang kita ketahui bersama, pemerintah terus mengedepankan berbagai strategi yang berfokus pada keberlanjutan guna mencapai target Net Zero Emission 2050," ujar Direktur Manajemen Risiko dan Keuangan Solusi Bangun Indonesia, Ony Suprihartono.
Menurutnya, hal ini sangat sejalan dengan komitmen Solusi Bangun Indonesia untuk menghadirkan inovasi dan solusi berkelanjutan. "Ini demi masa depan yang kita mau," terangnya.
Para pelari yang dikirimkan produsen semen Dynamix ini, merupakan perwakilan karyawan yang tergabung dalam Dynamix Run & Ride Club (DRRC), yakni sebuah komunitas yang dibentuk bagi para karyawan memiliki kegemaran dalam berlari atau bersepeda.
Salah satu peserta Taman Budaya Bogor Run, Satria Yuda Prawira, anggota DRRC, sangat mengapresiasi ajang seperti ini.
Sebab, ini dapat menjadi sebuah gerakan menuju gaya hidup yang lebih peduli dan berkelanjutan.
"Selain untuk menyehatkan badan, beraktivitas di ruang terbuka seperti Bogor Run adalah bagian dari kontribusi kecil kami untuk bumi yang lebih hijau. Semoga ke depan semakin banyak instansi yang terinspirasi untuk ikut bergerak mengadakan kegiatan serupa," ujar Satria.
Taman Budaya Bogor Run 2025 mengusung filosofi lokal “Kuta Udaya Wangsa” yang diinterpretasikan dalam tiga kategori lomba.
Yaitu KUTA 5K, UDAYA 10K dan WANGSA HALF MARATHON 21K yang menghadirkan semangat inklusivitas, dengan keikutsertaan lima peserta Wheelchair Exhibition Race dan 10 Insan Berkebutuhan Khusus (IBK) dari NPCI.(*)
Editor : Alpin.