RADAR BOGOR — Real Madrid resmi mengumumkan penunjukan Xabi Alonso sebagai pelatih kepala baru menggantikan Carlo Ancelotti.
Mantan gelandang andalan Los Blancos itu telah menandatangani kontrak hingga Juni 2028 dan akan mulai menangani tim pada awal Juni, tepat sebelum bergulirnya turnamen FIFA Club World Cup 2025.
Langkah ini menandai awal dari era baru di Santiago Bernabeu, yang mana klub mengandalkan figur muda dengan visi segar untuk memimpin skuad bertabur bintang.
Baca Juga: Tinggalkan Bayer Leverkusen, Xabi Alonso Resmi Gantikan Ancelotti sebagai Pelatih Real Madrid
Alonso datang setelah menjalani musim yang gemilang bersama Bayer Leverkusen, yang mana ia membawa tim tampil kompetitif di Bundesliga dan Eropa.
Penunjukan Alonso juga menjadi momen yang sarat makna, mengingat ia pernah mengenakan seragam Real Madrid selama lima musim, mencatatkan berbagai prestasi baik di level domestik maupun internasional.
Kini, ia kembali ke klub dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar—mengendalikan ruang ganti dan membawa Madrid tetap bersaing di puncak.
Real Madrid menetapkan 1 Juni 2025 sebagai tanggal resmi dimulainya tugas Alonso sebagai pelatih kepala. Ia diharapkan segera merancang program persiapan menghadapi Piala Dunia Antarklub yang akan digelar dalam waktu dekat.
Turnamen ini akan menjadi ujian pertama dalam karier kepelatihannya bersama Madrid, sekaligus ajang pembuktian bagi dirinya di panggung global.
Di saat bersamaan, Carlo Ancelotti akan mengakhiri masa tugasnya secara resmi dalam pekan ini. Klub tengah menyiapkan agenda perpisahan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi besar sang pelatih veteran selama dua periode kepemimpinan.
Dengan kontrak berdurasi tiga tahun, Real Madrid menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap proyek yang dibawa Xabi Alonso.
Klub percaya bahwa pendekatan taktisnya, dikombinasikan dengan ikatan emosional terhadap Madrid, akan memberi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan kompetitif di musim-musim mendatang.
Penunjukan Alonso juga mempertegas arah baru klub: regenerasi kepelatihan, kontinuitas filosofi permainan, dan pembentukan identitas tim yang lebih solid untuk masa depan.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada debut resminya di Piala Dunia Antarklub, sebuah panggung yang bisa menjadi awal gemilang bagi kiprahnya sebagai pelatih Real Madrid.
Editor : Eka Rahmawati