RADAR BOGOR – Paguyuban Alumni SMP PGRI 3 Kota Bogor (Pagerawi III) menggelar turnamen badminton bertajuk Pagerawi III Cup Jabodetabek Open.
Turnamen badminton ini digelar di GOR KAYPI1, Situgede, Bogor Barat Kota Bogor, selama tiga hari 23–25 Juni 2025.
Turnamen ini menjadi ajang perdana yang diinisiasi Pagerawi III sebagai bentuk kontribusi alumni dalam membangun ekosistem olahraga, khususnya badminton di kalangan pelajar.
Tercatat, lebih dari 250 peserta dari berbagai wilayah termasuk Bandung dan Papua ikut ambil bagian di turnamen badminton ini.
"Sistemnya gugur, dan dibagi dalam beberapa kategori berdasarkan jenjang sekolah dan nomor pertandingan," ujar Denden Subarjat, Owner KayP1 Badminton Club sekaligus panitia pelaksana.
Kategori yang dipertandingkan meliputi tunggal putra dan putri serta ganda Putra dan Putri. Untuk jenjang terbagi menjadi kategori SD, SMP, dan SMA/sederajat.
Denden menambahkan, selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencari bibit unggul di bidang bulutangkis. Ini penting di tengah prestasi bulutangkis Indonesia yang belakangan sedang menurun.
"Lewat kegiatan ini, kami ingin ikut berkontribusi melahirkan atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah dan bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. Kepala Dispora, Taufik, yang hadir mewakili Wali Kota dalam pembukaan turnamen menyambut baik inisiatif Pagerawi III.
Menurutnya ini adalah wadah yang sangat penting untuk membina talenta muda. Dari sini, atlet-atlet muda bisa terpantau dan dibina lebih lanjut. "Semoga kelak mereka bisa membela Kota Bogor bahkan Indonesia,” ujar Taufik.
Hal senada disampaikan Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, yang hadir langsung dalam pembukaan.
Dia mengapresiasi langkah Pagerawi III untuk berkontribusi nyata dalam pembinaan atlet usia dini di cabang badmonton
"Ke depan, turnamen ini harus terus dikembangkan agar bisa menjadi agenda tahunan berskala lebih besar,” ujarnya.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya mencetak prestasi, tapi juga membangun kebersamaan antar sekolah, daerah, dan komunitas bulutangkis di wilayah Jabodetabek. (uma)
Editor : Yosep Awaludin