RADAR BOGOR - Timnas voli putra Indonesia harus puas menempati urutan keenam AVC Nations Cup 2025.
Itu setelah di laga terakhir mereka kalah dari Australia dengan skor 0-3 (20-25, 21-25, 22-25) di Isa Bin Rasheed Hall, Manama, Bahrain.
Pencapaian ini mengulangi edisi 2023 yang juga di peringkat keenam.
Sedangkan di 2024, pemain muda yang diberangkatkan harus berada di peringkat ke-11.
Kini, timnas putra langsung menatap SEA V. League 2025 yang bakal berlangsung di Filipina pada 9-13 Juli dan di Indonesia pada 16-20 Juli.
"Sekarang tim istirahat dulu. Nanti Sabtu kami latihan lagi di Samator," ungkap asisten pelatih voli putra Erwin Rusni kepada Jawa Pos, Selasa 24 Juni 2025.
Perihal hasil di AVC, Erwin menilai di laga terakhir tim sulit menyerang saat bola pertama kurang bagus.
Selain itu, blok lawan cukup rapat yang membuat kesulitan mecetak poin.
Hal itulah yang bakal dibenahi saat SEA V. League nanti.
Tapi, hasil ini dianggap kurang maksimal.
Erwin pun menanggapinya dengan santai.
"Biasa saja. Biasalah namanya media sosial. Kalah di caci maki, menang di sanjung," bebernya.
Meskipun, dia tak menampik ketika membuka medsos cukup memprihatinkan.
"Jujur sih kalau lihat di medsos kami emosi sekali. Pintar semuanya saling hujat, saling koreksi. Yah namanya juga Indonesia apapun jadi masalah. Jadi santai saja," katanya terkekeh.
Di sisi lain, sektor putri ada perubahan nama jelang SEA V. League yang akan berlangsung di Vietnam (25-27 Juli) dan Thailand (1-3 Agustus).
Middle blocker Asih Titi Pangestuti masuk menggatikan Rika Dwi Latri yang pemulihan cedera.
Selain itu, Megawati Hangestri Pertiwi dan Arsela Nuari Purnama yang sebelumnya absen di AVC karena urusan keluarga sudah bisa bergabung untuk TC di Sentul. (raf/bas)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim