Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelang Porprov Jabar 2026, KONI Kota Bogor Adakan Desk Review Cabor Terkait Nama Atlet

Muhammad Ruri Ariatullah • Senin, 7 Juli 2025 | 20:54 WIB
Desk review cabor yang dilakukan di ruang rapat gedung KONI Kota Bogor, Senin 7 Juli 2025.
Desk review cabor yang dilakukan di ruang rapat gedung KONI Kota Bogor, Senin 7 Juli 2025.

RADAR BOGOR — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor melaksanakan desk review cabang olahraga (cabor) jelang Porprov Jawa Barat 2026.

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat KONI Kota Bogor komplek GOR Pajajaran pada Senin hingga Kamis 7-10 Juli 2025.

Wakil Ketua I KONI Kota Bogor, Yudi Wahyudi menjelaskan, desk review ini bertujuan untuk mengetahui usulan cabor-cabor terkait nama atlet mereka yang disiapkan berlaga di Porprov Jabar 2026.

Baik yang mengikuti Babak Kualifikasi (BK) maupun lolos langsung.

“Kami ingin melihat potensi kesiapan cabor sebagai bagian dari rangkaian tahap kedua. Sebab, tahap pertama sudah dimulai pada Februari hingga Juni kemarin. Untuk bulan ini ingin melihat progesivitas hasil latihan sampai sejauh mana,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 7 Juli 2025.

Desk ini, sambungnya, dilaksanakan untuk melihat perkembangan para atlet seusai menjalani ibadah puasa Ramadan.

Untuk pemeriksaan kesehatan dan tes fisik telah dilakukan pada 29 dan 30 Juni serta 1 dan 2 Juli 2025.

Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, asesment psikologi hingga pengukuran kondisi fisik.

“Nantinya akan menetapkan atlet yang diusulkan cabor berapa persen kelayakan mereka dari aspek kesehatan psikologi, kondisi fisik serta pencapaian prestasi multievent olahraga sebelumnya seperti PON dan Porprov. Ada berapa yang ikut dan potensi emas diraih dari target,” bebernya.

Adapun untuk cabor yang baru pertama kali bergabung dengan KONI Kota Bogor, Yudi menegaskan tetap diperlakukan sama.

Tapi ada beberapa item berbeda yang disesuaikan dengan karakteristik cabor dan pencapaian turnamen single event maupun multievent sebelumnya.

“Ada berapa nomor pertandingan dan potensi medali yang diraih, nanti akan dilakukan analisa. Apakah dimasukan ke dalam target realistis atau target sasaran antara,” katanya.

Hasilnya jadi kajian Binpres KONI Kota Bogor untuk menentukan layak tidaknya ikut Porprov Jabar 2026.

Tapi bukan hanya lolos saja, tapi masuk zona medali termasuk cabor yang tidak ikut BK.

Yudi menambahkan, untuk cabor baru dilihat dari track record kompetisi yang diikuti sejak 2024 hingga sekarang.

“Atletnya ada atau tidak. Kemudian bagaimana hasil pengukuran asesment yang dilakukan, termasuk progesivitas single event yang diikuti. Baik kejuaraan provinsi dan nasional sampai sejauh mana hasilnya. Baru akan dilakukan pengkajian untuk ditetapkan berapa total kuota atlet,” tukasnya. (rur)

Editor : Alpin.
#KONI Kota Bogor #Porprov Jabar #atlet