RADAR BOGOR—PSG sukses membuat Real Madrid babak belur pada Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, di New York, Kamis 10 Juli 2025. Pasukan Luis Enrique menang telak 4-0.
Luis Enrique pun menjagokan Ousmane Dembele mendapatkan Ballon d'Or, setelah penampilan luar biasanya mengantarkan kemenangan 4-0 PSG atas Real Madrid.
Penampilan luar biasa ini membawa PSG ke final melawan Chelsea dan membuka peluang mereka untuk meraih lima trofi dalam satu musim.
"Seorang pemain harus mencetak gol, memberi assist, dan memberikan trofi untuk timnya untuk memenangkan Ballon d'Or. Dembele telah melakukan semuanya. Menurut saya, dia jauh lebih unggul dari pemain lainnya," kata Luis Enrique.
PSG mendominasi babak pertama dengan mencetak tiga gol dalam 24 menit. Fabian Ruiz mencetak dua gol, dan Goncalo Ramos melengkapi kemenangan di akhir pertandingan.
Musim ini, PSG mengumpulkan empat trofi, tiga di liga domestik dan satu di Liga Champions, dan prestasi ini bahkan disandingkan dengan Enrique di final Liga Champions 2025 ketika mereka mengalahkan Inter Milan 5-0.
Sekarang mereka hanya tinggal selangkah lagi untuk membuat sejarah dengan meraih lima gelar dalam satu musim.
"Itu memang tujuan kami sejak awal. Sangat sulit untuk mencapainya, dan sekarang kami hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengukir sejarah. Ini sangat berarti bagi klub dan suporter," katanya.
Kekalahan Menyakitkan
Xabi Alonso, Pelatih Real Madrid, menyatakan bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan, tetapi ia juga mengatakan bahwa timnya masih berkembang setelah gagal mendapatkan trofi musim lalu.
"PSG berada di tingkat tertinggi saat ini. Kami bukan tim pertama yang dikalahkan dengan skor besar oleh mereka. Ini menyakitkan, tetapi menjadi pelajaran penting bagi kami untuk berkembang," tuturnya.
Laga ini juga menandai akhir karier Luka Modric di Real Madrid. Gelandang legendaris Kroasia itu bermain dari bangku cadangan selama 26 menit terakhir sebelum bergabung dengan AC Milan musim depan.
Modric akan diingat sebagai tokoh sepak bola global. "Meskipun hari ini bukan penutup yang ideal, itu tidak akan menghapus warisannya," ujarnya.
Dengan kemenangan luar biasa ini, PSG selangkah lebih dekat menuju sejarah dan menegaskan diri sebagai kekuatan sepak bola baru yang tak terbantahkan. (***)
Editor : Yosep Awaludin