RADAR BOGOR—Karena melanggar peraturan kepemilikan multi-klub, Crystal Palace akan diturunkan ke Conference League dan tidak akan berpartisipasi di Liga Europa 2025/26.
Setelah berhasil menjadi juara Piala FA pada bulan Mei dan meraih trofi domestik utama pertama mereka, Crystal Palace pada awalnya telah mendapatkan tempat di Liga Europa musim depan.
Namun, karena ada nama John Textor dalam kepemilikan saham Crystal Palace dan Lyon, partisipasi mereka dalam kompetisi klub kasta kedua UEFA dengan mudah dipertanyakan.
John Textor, pemilik grup Eagle Football Holdings, memiliki 43% dan 90% saham Palace dan Lyon, tetapi sahamnya di klub terakhir sedang dijual kepada pengusaha Amerika Woody Johnson dengan nilai GBP 190 juta.
Pria berusia 59 tahun itu baru-baru ini mengundurkan diri dari kepemimpinan dewan direksi Lyon.
Tetapi ia akan tetap menjadi salah satu pemilik klub asal Prancis tersebut, yang telah terdegradasi dari Ligue 1 karena salah urus keuangan resmi dibatalkan.
Peraturan UEFA menyatakan bahwa tidak ada orang atau badan hukum yang dapat mengontrol atau mempengaruhi lebih dari satu tim yang berpartisipasi dalam kompetisi klub UEFA.
Untuk menjaga integritas turnamen, badan sepak bola Eropa harus memastikan bahwa setiap klub bekerja sendiri.
Crystal Palace Dicoret UEFA, Lyon Tetap di Liga Europa
Crystal Palace melewatkan tenggat waktu 1 Maret 2025 untuk menunjukkan bukti restrukturisasi kepemilikan multi-klub sesuai peraturan UEFA.
Bulan lalu, empat pemilik utama Palace—Textor, ketua Steve Parish, David Blitzer, dan Josh Harris—bertemu dengan Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA untuk menyampaikan argumen mereka bahwa Textor tidak memiliki kontrol yang signifikan atas klub setelah tenggat waktu 1 Maret.
Sejak saat itu, Textor secara terbuka menyatakan bahwa dia memiliki bukti yang menunjukkan bahwa dia tidak memiliki kemampuan untuk membuat keputusan manajemen di Selhurst Park dan bahwa penurunan ke Conference League tidak mungkin.
Namun, Crystal Palace tidak menerima pembelaan dari UEFA, yang berarti Lyon akan mempertahankan tempat mereka di Liga Europa di atas The Eagles karena posisi mereka di liga yang lebih tinggi.
Keputusan UEFA untuk menurunkan Crystal Palace dapat menguntungkan Lyon dan Nottingham Forest, karena mereka dapat menggantikan The Eagles di Liga Europa.
Musim lalu, tim asuhan Nuno Espirito Santo berada di peringkat tujuh di Liga Inggris, dan mereka langsung lolos ke Conference League. (***)
Editor : Yosep Awaludin