RADAR BOGOR - Ratusan pecinta airsoft gun dari berbagai daerah tumplek di kawasan Granada Land, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.
Para pecinta airsoft gun mengikuti kegiatan SUKIR GEJOS JILID 2 yang digelar oleh Klub JOTAS dalam rangka ulang tahun pertamanya.
Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 13 Juli 2025, sejak pagi pukul 08.00 hingga sore pukul 15.00 WIB.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah. Yang paling jauh ada dari Magelang.
Rangkaian utama dimulai sekitar pukul 10.00, berupa sesi simulasi tempur yang berlangsung selama dua jam di kawasan hutan terbuka.
Para peserta dibagi ke dalam dua tim besar, masing-masing mengemban misi dalam satu skenario khusus yang telah dirancang panitia.
“Jadi kami bikin skenario dua kubu, satu tim Freedom yang melambangkan rakyat, dan satu lagi tim Republik yang menggambarkan pemerintahan anarkis,” ujar Ketua Klub JOTAS, Suharto Destirana.
Dalam skenario itu, tim Republik digambarkan sebagai kelompok penguasa militer yang menindas rakyat, sementara tim Freedom bertugas merebut kembali wilayah yang dikuasai secara sepihak.
Masing-masing tim diberi misi untuk menguasai posko musuh yang dilambangkan dengan satu bendera utama.
“Siapa yang berhasil mengambil bendera musuh dan mempertahankan wilayahnya, itulah pemenangnya,” lanjut Suharto.
Simulasi perang berlangsung intens, dengan manuver dan strategi yang dirancang langsung oleh tiap tim.
Berbeda dari permainan biasa, peserta tidak hanya bertanding ketangkasan fisik, tapi juga kerja sama tim, komunikasi lapangan, dan kedisiplinan.
Usai simulasi tempur, kegiatan dilanjutkan dengan sesi hiburan serta pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada peserta.
Tidak ada pertandingan individu atau format turnamen dalam kegiatan ini, karena fokus utama adalah membangun kebersamaan dan memperkuat jaringan antar komunitas airsofter.
“Selain jadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga mengajarkan nilai kejujuran dan sportivitas di lapangan, karena yang tertembak mereka harus mengaku,” pungkasnya.(rp1)
Editor : Alpin.