RADAR BOGOR – Klub raksasa Premier League Manchester City mulai menyusun masa depan skuad mereka dengan serius.
Saat ini, Manchester City tengah memantau perkembangan Cavan Sullivan, bocah ajaib asal Amerika Serikat yang baru berusia 15 tahun.
Meski baru akan resmi bergabung pada 2027 saat usianya menginjak 18 tahun, Cavan Sullivan dijadwalkan lebih dulu mengikuti latihan bersama skuad utama Manchester City di Etihad Campus pekan ini.
Langkah ini diambil agar sang pemain bisa lebih cepat beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Inggris.
Menurut jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano, Manchester City sangat yakin bahwa Sullivan adalah talenta elite masa depan.
Maka dari itu, mereka mulai memberi paparan langsung sejak usia dini agar sang gelandang bisa tumbuh dalam sistem dan filosofi klub.
Nama Cavan Sullivan mulai dikenal luas sejak menandatangani kontrak homegrown paling prestisius dalam sejarah Major League Soccer (MLS) bersama Philadelphia Union.
Ia mencetak rekor sebagai pemain termuda yang tampil di liga profesional Amerika Serikat, yakni saat debut melawan New England Revolution pada Juli 2024 di usia 14 tahun.
Sejak itu, Sullivan telah mencatat 13 penampilan di tim utama dan aktif bermain di ajang MLS Next Pro. Namun, setelah tim dilatih oleh Bradley Carnell, menit bermainnya sempat terbatas.
Dalam 20 laga awal musim 2025, ia hanya tampil selama 51 menit dari lima laga sebagai pemain pengganti.
Titik balik datang saat Sullivan tampil penuh 120 menit di U.S. Open Cup melawan Indy Eleven.
Ia juga jadi starter di babak 16 besar menghadapi Pittsburgh Riverhounds, lalu menjalani debut sebagai starter di MLS pada 5 Juli melawan Nashville SC.
Dalam laga itu, ia bermain selama 61 menit dan menjadi pemain termuda kedua dalam sejarah liga yang memulai pertandingan sejak menit awal.
Mantan Pelatih Philadelphia Union, Jim Curtin, menyebutnya sebagai "generational talent" yang bisa mengubah jalannya pertandingan hanya dengan satu momen ajaib. “Dia punya kemampuan untuk mengacak-acak lini belakang lawan”, ujar Curtin.
Meski demikian, pelatih saat ini memilih langkah hati-hati. "Dia masih mudah jatuh dalam duel, itu normal di usianya. Secara fisik belum siap, tapi dia bertalenta dan sedang berada di jalur yang benar", ujar Carnell seusai laga kontra Nashville.
Dengan sorotan yang terus mengarah padanya dan kepercayaan penuh dari Manchester City, masa depan Cavan Sullivan terlihat sangat menjanjikan.
Kini, tinggal menunggu waktu apakah ia mampu memenuhi ekspektasi dan bersinar di panggung Premier League dalam beberapa tahun ke depan. (***)
Penulis: Muhammad Fadly Ardhian S / PKL Universitas Pakuan
Sumber: Marca