RADAR BOGOR - Jelang Piala Soeratin Jawa Barat 2025, kekisruhan sempat terjadi antara Askot PSSI Bogor dengan tim peserta yang mewakili Kota Bogor.
Kisruh antar peserta Kota Bogor dengan Askot PSSI Bogor, adalah kesimpangsiuran mengenai biaya pendaftaran mengikuti Piala Soeratin Jawa Barat.
Empat tim Kota Bogor akan tampil di Piala Soeratin Jawa Barat, yakni untuk U-13 diikuti One Way, Wira Pratama dan Akademi Persib Bogor (APB). Sedangkan One Way mengirimkan timnya juga di U-15.
Untuk U-13, masing-masing merupakan juara pertama hingga ketiga Piala Soeratin Askot PSSI Bogor.
Sedangkan U-15 hanya diikuti juara pertama saja. Kompetisi kedua kelompok usia tersebut berlangsung pada 2–26 Juli 2025 di Stadion Pajajaran.
CEO APB, Dodi Suparno mengungkapkan biaya pendaftaran Piala Soeratin Jabar U-13 dan U-15 ditanggung oleh Askot PSSI Bogor. Namun kenyataannya justru pihak klub yang harus membayar.
“Kami dijanjikan seperti itu. Tapi malah peserta yang harus bayar,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat, 1 Agustus 2025.
Ia pun mempertanyakan komitmen askot yang seolah mempermainkan tim peserta.
“Sebenarnya kami nggak masalah harus keluar biaya. Tapi yang dipertanyakan adalah realisasi dari askot seperti apa,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu orang tua pemain tim yang lolos ke Piala Soeratin U-13 Jabar, mengaku kaget saat biaya pendaftaran harus ditanggung oleh manajemen, bukan oleh askot.
Bahkan beredar kabar jika biaya pendaftaran tak disetor, maka Asprov PSSI Jabar akan mencoret tim dari kepesertaan Piala Suratin.
“Akhirnya kami urunan mengeluarkan dana pribadi agar anak-anak bisa main,” keluhnya sembari meminta nama tim dan nama dirinya tidak ditulis.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga