RADAR BOGOR - Barcelona seakan tak pernah berhenti menelurkan talenta-talenta muda kelas dunia melalui dengan Akademi La Masia.
Bintang muda terbaru Barca kali ini adalah Toni Fernandez dan penampilannya menjadi buah bibir pencinta sepak bola usai mencetak satu dari lima gol kemenangan Barca atas Daegu FC, pada laga uji coba pramusim.
Sama seperti Messi, Toni juga memiliki kelebihan di kaki kirinya. Ia juga sama-sama kerap dimainkan di sektor sayap kanan.
Namun, dilansir dari laman Marca, Toni juga mampu dimainkan pada berbagai posisi di lini serang.
Eitan, seorang jurnalis dari 365 Scores menyebut pemain berusia 17 tahun ini juga memiliki keseimbangan, visi bermain, dan penyelesaian akhir yang istimewa.
"Bisa dibilang, Toni adalah seorang pemain sayap yang bisa beradaptasi di posisi berbeda di lini serang," kata Eitan.
Sebelum bergabung dengan La Masia, Toni menimba ilmu sepak bola di Akademi Espanyol. Ketika hijrah ke La Masia, perkembangan pemain bertinggi 1,75 meter ini sangat pesat.
Ketika usianya 15 tahun, Toni sudah bermain di kelompok umur U-19 bahkan namanya sering disebut oleh tim pelatih sebagai pemain yang paling potensial di tim muda Barcelona. Sama halnya dengan Messi, Toni juga dinilai tak takut memegang bola dan menusuk pertahanan lawan.
Bersama tim Barca Atletic, musim lalu, Toni mencetak delapan gol dan tiga assist dari 23 pertandingan. Capaian ini kian menguatkan reputasinya sebagai pemain paling berpengaruh di skuad muda Barcelona.
Apiknya penampilan Toni pun tak lepas dari pantauan Pelatih Kepala Barcelona, Hansi Flick. Pelatih asal Jerman ini memberi kesempatan Toni debut bersama tim senior beberapa waktu lalu.
Toni bermain pada laga kontra Barbastro, di Copa del Rey, beberapa waktu lalu. Waktu itu, usianya 16 tahun lima bulan. Ini menjadikannya sebagai debutan termuda kedua sepanjang sejarah Barca, setelah Lamine Yamal.
Kisah Toni bersama Barcelona kian menarik karena ia bersaing dan berkolaborasi bersama dengan sepupunya, Guille Fernandez. Sama seperti Toni, Guille adalah salah satu permata yang dimiliki Barcelona.
Toni sendiri tak puas dengan performanya saat ini. Ia terus berlatih, terutama mengasah kondisi fisiknya, agar mampu bersaing di level elit.
Namun, kendati jalannya ke level elit masih cukup panjang, nama Toni sebagai penerus Lionel Messi sudah berkembang di antara para pencinta sepak bola.***