Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ulsan HD Umumkan Shin Tae Yong Ganti Kim Pan Gon, Ini Proyeksi Eks Pelatih Timnas Indonesia Itu

Muhammad Dimas Saputra • Selasa, 5 Agustus 2025 | 21:11 WIB

Kim Pan-gon saat mendampingi Ulsan HD bertanding.
Kim Pan-gon saat mendampingi Ulsan HD bertanding.

RADAR BOGOR - Shin Tae Yong diumumkan menjadi pelatih baru klub K-League 1 Ulsan HD, menggantikan pelatih lamanya, Kim Pan Gon.

Pergantian Shin Tae Yong dari Kim Pan Gon itu, secara resmi diumumkan Ulsan HD pada 5 Agustus 2025, waktu setempat.

Bersama Ulsan HD, Shin Tae Yong mengaku optimis, karena merasa tim tersebut salah satu tim kuat di Korea Selatan.

Baca Juga: Soal Rencana Pembangunan 3 SMA Negeri Baru, Ini Bocoran dari Walikota Bogor Dedie Rachim
 
Sin Tae Yong juga bakal membawa Ulsan HD kembali ke papan atas.
 
“Jika anda bisa mengatasi masa-masa sulit, saya yakin hari yang indah akan datang,” sebut eks pelatih timnas Indonesia tersebut.
 
 
Shin Tae Yong menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Kim Pan Gon atau biasa disebut KPG.
 
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dalam Penanggulangan Karhutla
 
KPG mengundurkan diri setelah serentetan hasil buruk yang diraih oleh Ulsan dalam beberapa pertandingan terakhir.
 
Pada musim lalu, KPG sebenarnya dapat dikatakan cukup sukses dimana ia mengantarkan Ulsan HD sebagai juara K-League 1 dan runner up Korean Cup, padahal ia baru menangani tim selama enam bulan sejak didatangkan pada Juli 2024.
 
Namun, musim ini berjalan dengan anti klimaks bagi KPG pasalnya rentetan kegagalan mulai menghampiri timnya, baik itu dalam kompetisi domestik maupun ajang kontinental.
 
Baca Juga: PUPR Kabupaten Bogor Terus Tertibkan Kabel Udara, Fokus Penataan di Cibinong Raya
 
Di paruh musim saja, Ulsan hanya mengoleksi 17 poin dari 11 laga. Separuh musim berikutnya menjadi semakin buruk dimana Ulsan hanya berhasil mengutip 13 poin dari 11 laga yang membuat mereka finish sebagai salah satu enam tim terbawah dalam musim reguler.
 
Walhasil, Marcao dan kolega harus menjalani relegation round demi mengamankan posisi aman di kasta tertinggi musim depan.
 
Setali tiga uang, di AFC Champions League Elite pun, Ulsan HD harus gigit jari dimana mereka tersingkir di babak grup dengan hanya mengoleksi satu kemenangan dari tujuh laga. 
 
Baca Juga: 456 Ribu KPM Siap Terima Kartu KKS Baru! Saldo Bansos Rp1 Juta Mulai Cair dari Bank Mandiri
 
Catatan itu cukup ironis mengingat Ulsan adalah salah satu tim dengan reputasi cemerlang di kompetisi elite antar klub Asia tersebut, dimana dua musim lalu mereka merupakan salah satu semifinalis di kompetisi tersebut.
 
Kegagalan tak berhenti di situ, Ulsan juga tersingkir di babak perempat final Korean Cup dari Gwangju dan tersingkir secara mengenaskan di Piala Dunia Antarklub tanpa mengoleksi satu pun poin.
 
Puncaknya, dalam lima pertandingan terakhir di K-League, klub yang bermarkas di Ulsan Munsu Football Stadium tersebut mencatatkan rekor tak pernah menang yang akhirnya berujung pada pengunduran diri Kim Pan-gon sebagai arsitek klub.
 
Baca Juga: Meriahkan HUT RI ke-80 dan Kunker Bupati Bogor, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Jaminan Sosial Hingga Buka Layanan Publik
 
Shin Tae Yong hanya memiliki sembilan pertandingan untuk mempertahankan posisi Ulsan di kasta tertinggi.
 
Saat ini tim yang berdiri pada 1983 tersebut mengoleksi 31 poin, atau hanya berjarak dua poin dari Jeju United di posisi sembilan sebagai batas aman untuk tetap eksis di kasta teratas.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#Kim Pan Gon #Ulsan HD #shin tae yong