RADAR BOGOR - Donny Ermawan Taufanto selaku Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia secara resmi membuka Kejuaraan Nasional Tenis Junior Turnamen Diakui Pelti Irawati Moerid Tennis Competition (TDP IMTC) 2025 yang memperebutkan Piala Wamenhan RI.
Pembukaan kejuaraan berlangsung di Lapangan Tenis Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Jakarta pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Dikutip Radar Bogor dari kemhan.go.id pada 5 Agustus 2025, dalam sambutannya, Wamenhan Donny menekankan bahwa penanaman nilai-nilai bela negara harus dilakukan sejak usia dini, dan olahraga merupakan salah satu jalur efektif untuk mewujudkannya.
Ia menegaskan, semangat bela negara tidak selalu identik dengan tindakan militer atau angkat senjata.
Nilai bela negara juga bisa diaktualisasikan melalui profesi dan kegiatan lain, termasuk olahraga prestasi.
Para atlet muda, menurutnya, memiliki peran penting sebagai duta bangsa yang dapat mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
Wamenhan Donny menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan membuka kejuaraan bergengsi ini, yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana pembentukan karakter, jiwa nasionalisme, serta kedisiplinan para generasi muda.
Ia berharap kejuaraan ini menjadi langkah awal bagi para atlet junior untuk terus berkembang, meraih prestasi, dan kelak mengharumkan nama Indonesia di berbagai turnamen internasional.
“Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Selasa 5 Agustus 2025, Kejuaraan Nasional Tennis Junior Wamenhan Cup Tahun 2025, secara resmi saya nyatakan dibuka. Terima kasih,” ujar Donny saat meresmikan ajang tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Daerah Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI), Hari Nugroho, dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap pencapaian atlet-atlet muda Indonesia yang sudah mulai menorehkan prestasi di kancah global.
Ia menyebutkan bahwa sejumlah pemain muda Indonesia telah berhasil mengukir prestasi hingga ke turnamen bergengsi di New York, Amerika Serikat.
Hari Nugroho menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras bersama antara pelatih, federasi, orang tua, dan para atlet itu sendiri.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa pencapaian ini jangan membuat kita berpuas diri.
Ia mendorong seluruh pihak agar tetap aktif membina atlet baik di level nasional maupun internasional.
Menurutnya, berbagai program pelatihan di luar negeri harus diadopsi dan disesuaikan untuk diterapkan di dalam negeri, guna mendukung kemajuan olahraga Indonesia secara berkelanjutan.
Kejuaraan TDP IMTC ini sendiri diharapkan menjadi sarana pembinaan atlet muda serta wadah untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan nasionalisme.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetitif, melainkan juga sebagai media latihan tanding bagi para junior yang ingin menapaki karier profesional di dunia tenis.
Donny juga menyampaikan harapannya agar melalui kejuaraan ini, para atlet muda dapat menunjukkan potensi terbaiknya, berlatih dengan sungguh-sungguh, dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari kontribusi mereka terhadap bangsa dan negara.
Ia menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental sangat penting untuk mendukung semangat bela negara yang bisa diwujudkan di berbagai bidang, termasuk olahraga.
Acara pembukaan Kejurnas turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan, Direktur IMTC, Ketua PELTI Jawa Barat, serta pejabat eselon II Kemhan.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan olahraga prestasi, khususnya tenis, di kalangan generasi muda Indonesia.
Dengan terselenggaranya kejuaraan ini, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi bibit-bibit unggul tenis nasional yang siap bersaing di tingkat dunia, sekaligus mengemban peran sebagai agen bela negara dalam arti yang lebih luas.
***