Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jatuh Bangun Febri Hariyadi di Persib Bandung, Milestone 20 Gol di Liga Indonesia hingga Pemain Paling Loyal di Klub

Muhammad Dimas Saputra • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 20:18 WIB
Febri Hariyadi cetak gol ke-20 untuk Persib Bandung di Liga Indonesia.
Febri Hariyadi cetak gol ke-20 untuk Persib Bandung di Liga Indonesia.

RADAR BOGOR - Persib Bandung mengawali kampanyenya di Indonesia Super League musim 2025/26 dengan manis.

Persib Bandung sukses menundukkan Semen Padang di Gelora Bandung Lautan Api dengan skor 2-0.

Gol kemenangan dicetak oleh rekrutan baru Uiliam Barros pada menit 40 dan lesakan Febri Hariyadi di menit akhir waktu normal babak kedua.

Gol yang diciptakan oleh Febri Haryadi ke gawang Arthur Augusto tersebut merupakan pencapaian spesial bagi dirinya, pasalnya itu merupakan torehan gol kedua puluh-nya untuk Persib Bandung sejak era Liga 1.

Febri Hariyadi sebenarnya telah menjalani debut untuk Persib sejak 2016, tepatnya dalam kompetisi Indonesia Soccer Championsip menghadapi Sriwijaya FC pada tanggal 30 April.

Kala itu ia masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Samsul Arif.

Dalam kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC), Febri Hariyadi yang saat itu baru berusia dua puluh tahun mencatatkan tiga belas dengan mencatatkan total tiga gol sepanjang musim.

Namun, pertandingan dan gol yang ditorehkan Febri dalam kompetisi tersebut tidak diperhitungkan mengingat Indonesia Soccer Championship bukanlah kompetisi yang diakui oleh FIFA.

Sebagai trivia, ISC adalah kompetisi liga yang diselenggarakan untuk mengisi kekosongan jadwal saat Indonesia menghadapi embargo dari FIFA yang mengakibatkan sepakbola tanah air sempat mati suri baik itu di level klub maupun tim nasional.

Meskipun bukan kompetisi resmi, namun melalui ajang itulah Febri Hariyadi mulai menancapkan namanya sebagai salah satu pemain muda dengan prospek tinggi.

Ia dkenal atas kecepatan serta kemampuannya dalam melewati lawan.

Pada Liga 1 2017, Febri mencatatkan empat gol dari 21 penampilan yang mengantarkannya tampil sebagai salah satu andalan Luis Milla di tim nasional Indonesia level senior dan U-23.

Performanya merosot tajam pada tahun berikutnya kala ia hanya mencetak satu gol dari tujuh belas penampilan, namun kembali meroket pada musim 2019 di bawah arahan Robert Rene Albert ketika ia mencatatkan sembilan gol dalam 28 penampilan.

Musim 2019 merupakan musim terbaik Febri selama berada di belantika sepakbola Indonesia, di mana sejak saat itu pemain kelahiran Bandung itu tak pernah lagi mencatatkan lebih dari dua gol dalam satu musim.

Sejak musim 2021/22 hingga 2024/25, Febri bahkan hanya mampu mengemas lima gol.

Salah satu penyebab dibalik buruknya statistik tersebut adalah karena dirinya yang sering berkutat dengan cedera serta inkonsistensi performa.

Pada musim lalu kendati Persib mengukir gelar juara, ia tak berkontribusi besar karena sempat mengalami cedera parah yang memaksanya absen selama enam bulan, akibatnya ia hanya mencatatkan empat penampilan tanpa mengemas satu pun gol.

Pasca mimpi buruk dalam empat musim terakhir baginya secara individu, musim ini berpotensi menjadi ajang balas dendam bagi Febri untuk membuktikan kepada suporter bahwa dirinya layak berseragam Maung Bandung.

Sebagaimana telah diketahui, Febri Hariyadi merupakan salah satu pemain paling loyal di Indonesia saat ini, pasalnya sejak memulai debut profesional ia belum pernah sekalipun melepas jubah biru dengan lambang Persib di dada.

Ia menjadi pemain dengan periode paling lama di skuad Persib saat ini tanpa pernah sekalipun meninggalkan klub.

Nama lain dengan masa bakti terlama di Maung Bandung adalah Dedi Kusnandar dan Achmad Jufriyanto.***

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#persib bandung #febri hariyadi #indonesia super league