RADAR BOGOR – Kapten sekaligus bek andalan timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi menetapkan Sassuolo sebagai pelabuhan barunya untuk mengarungi musim 2025/2026.
Bek 25 tahun tersebut didatangkan dari Venezia dengan biaya delapan juta euro atau setara 151 miliar rupiah. Jay Idzes terikat kontrak selama empat musim hingga 2029.
Transfer ke Sassuolo ini sekaligus menjadi akhir dari saga yang mengaitkan Jay Idzes menuju pintu keluar Venezia, klub yang ia perkuat selama dua musim terakhir.
Venezia terdegradasi dari Serie A menuju Serie B setelah hanya finis di peringkat ke-19 dengan mengoleksi 29 poin, atau berjarak lima poin dari Lecce yang berada di ambang zona aman.
Meskipun timnya terdegradasi ke Serie B, Jay Idzes dinilai tampil solid di lini belakang. Ia tampil dalam 35 pertandingan dengan rataan 4,4 clearances per pertandingan.
Fakta itulah yang membuat Jay Idzes sempat dikaitkan dengan berbagai klub Serie A, mulai dari Genoa, Torino, bahkan raksasa Italia Inter Milan pun digadang-gadang sempat menaruh minat pada bek timnas Indonesia tersebut.
Dalam petualangannya bersama Sassuolo musim depan, Jay Idzes akan diarsiteki oleh legenda Juventus dan Inter Milan yang juga membawa timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006, yakni Fabio Grosso.
Grosso menjadi salah satu andalan Gli Azzurri dalam kampanye Piala Dunia 2006, di mana ia menjadi pemain utama untuk mengisi pos bek kiri.
Pemain yang kala itu berusia 29 tahun tersebut adalah eksekutor penalti terakhir dalam laga final menghadapi Prancis yang mengunci gelar Piala Dunia keempat bagi timnas Italia.
Setelah pensiun sebagai pemain, Grosso melanjutkan kariernya di dunia kepelatihan dengan menangani Juventus U-19 sebelum kemudian melanglang buana ke Bari, Hellas Verona, Brescia, dan FC Sion di Swiss yang merupakan klub luar negeri pertamanya.
Gelar juara pertamanya sebagai pelatih diraih ketika ia sukses mengantarkan Frosinone menjuarai Serie B pada musim 2022/2023 yang sekaligus memastikan satu tiket di kasta teratas. Hal yang sama kemudian ia replikasi bersama Sassuolo musim lalu.
Grosso sempat mencoba peruntungan dengan menangani mantan timnya semasa menjadi pemain, Olympique Lyon di Ligue 1 Prancis. Namun, kariernya tak berjalan lama karena ia hanya bertahan selama dua bulan sebelum akhirnya menghadapi pemecatan seiring rapor yang jeblok di liga.
Saat ini, Grosso tengah membangun ulang Sassuolo yang sempat terjatuh. Pasca membawa Il Neroverde promosi, Grosso mengusung misi mempertahankan eksistensi Sassuolo di kasta teratas. Perekrutan Jay Idzes menjadi salah satu bagian untuk menyukseskan misi tersebut.
Sassuolo dan Jay Idzes akan mengawali petualangan di kompetisi musim 2025/2026 dengan menghadapi Catanzaro di Coppa Italia pada 15 Agustus 2025, sebelum menghadapi juara Italia, Napoli, pada pekan pertama Serie A seminggu kemudian.***