RADAR BOGOR - Al-Nassr melaju ke final Piala Super Arab Saudi setelah mengalahkan juara Saudi Pro League musim lalu Al-Ittihad dengan skor tipis 2-1 dalam partai semifinal.
Punggawa baru yang didatangkan dari Chelsea Joao Felix, menjadi penentu kemenangan bagi Al-Nassr melalui sepakan kaki kanannya memanfaatkan umpan dari rekan senegaranya Cristiano Ronaldo.
Gol itu merupakan lesakan perdana bagi Felix pada sepakbola Arab Saudi dan yang lebih istimewa lagi mengingat pertandingan ini merupakan partai pertamanya dalam kompetisi resmi bersama Al-Nassr.
Keberhasilan Al-Nassr ke babak final pun membangkitkan harapan suporter klub ibukota tersebut untuk mengangkat trofi mayor yang tidak pernah didapatkan sejak terakhir pada 2020 tersebut.
Joao Felix didatangkan Al-Nassr dari Chelsea pada musim panas ini dengan banderol tiga puluh juta Euro atau setara dengan angka Rp568,4 miliar.
Baca Juga: Christopher Nkunku Ngebet Gabung Bayern Munich, Chelsea Hanya Setujui Skema Transfer Permanen
Sebelum memutuskan berlabuh ke Al-Nassr, Felix memang melalui jalan yang tidak mulus sejak memutuskan untuk meninggalkan Benfica dan menuju ke Atletico Madrid yang menempatkannya sebagai salah satu transfer termahal saat itu.
Bersama Los Rojiblancos selama tiga setengah musim, pemain asal Portugal tersebut hanya mengemas 131 penampilan dengan catatan 34 gol dan tiga belas assist.
Setelah periode yang tak sukses bersama Atletico, Felix menjalani masa peminjaman di Chelsea dan Barcelona, tetapi perjalanannya tak berlangsung moncer mengingat di kedua klub tersebut pun ia tak menjadi pilihan utama.
Chelsea merekrutnya pada musim 2024 secara permanen, tetapi hanya setengah musim sejak diresmikan dirinya langsung dipinjamkan ke klub Italia AC Milan.
Pada musim lalu, bersama AC Milan dan Chelsea, pemain 25 tahun tersebut mencatatkan 41 penampilan dengan hanya mengemas sepuluh gol dan dua assist.
Musim yang tak berjalan dengan positif baik bersama Milan maupun Chelsea membuat dirinya kehilangan minat di pasar Eropa, walhasil Al-Nassr memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggaetnya ke Arab Saudi.
Kepindahannya menuai pembicaraan khalayak mengingat dirinya dianggap masih terlalu muda untuk bermain di Arab Saudi, persepsi bahwa dirinya menerima Al-Nassr untuk alasan finansial pun merebak.
Meskipun begitu, dengan usianya yang masih muda serta proyek ambisius yang dibangun Al-Nassr, klub ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk membangkitkan gairah serta karier dari Felix dalam sepakbola.
Di Al-Nassr, Felix akan diasuh oleh Jorge Jesus yang juga berasal dari Portugal. Versatilitas yang dimiliki Felix sangatlah vital dalam skema Jorge Jesus yang fleksibel dan tidak terpaku pada formasi tertentu.
Dalam beberapa laga ujicoba yang telah dimainkan Al-Nassr maupun semifinal Piala Super Arab Saudi, terlihat bahwa Jesus tengah mengeksplorasi posisi terbaik dari Felix mulai dari penyerang lubang hingga sayap kanan.
Kepercayaan yang diembankan oleh Jesus serta golnya di semifinal Piala Super Arab Saudi dapat menjadi modal positif dalam upaya meningkatkan kepercayaan dirinya selama mengarungi kompetisi di negeri kaya minyak tersebut.
Jika ia mampu mempertahankan performanya selama di Arab Saudi, bukan tak mungkin pintu-pintu untuk kembali berkarier di Eropa akan terbuka lebar baginya.***
Editor : Eka Rahmawati